FOKUS

Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polda Metro Perketat Pengamanan

Tandaseru – Pasca insiden aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan pada Rabu (13/9) pagi, Polda Metro Jaya memperketat pengamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Polisi yang berjaga di pintu masuk lebih banyak ketimbang biasanya. Dari pantauan bukan hanya di pintu masuk untuk mobil dan sepeda motor, pintu masuk bagi pejalan kaki pun diperketat penjagannya.

Mereka yang mau masuk ke dalam Mapolda Metro akan diperiksa terlebih dulu. Bagi pejalan kaki, mereka diminta membuka tas jika membawa. Mereka pun harus membuka jaket dan masker jika menggunakannya.

Pantauan tak biasa juga terjadi di bagian pintu masuk kendaraan. Bagi pengendara roda empat diminta membuka kaca mobilnya sebelum masuk. Mereka ditanya-tanya terlebih dulu. Lalu mobil mereka juga digeledah sebelum masuk ke dalam. Biasanya, hal ini tak pernah dilakukan.

Begitu pun kendaraan roda dua. Mereka yang biasanya hanya diminta membuka helm kali ini diminta membuka jaketnya. Jika mereka membawa tas, maka polisi minta dibuka guna memastikan tidak ada benda berbahaya terlebih bom. Akibat hal ini, kemacetan terjadi di Jalan SCBD menuju Mapolda Metro karena antrean kendaraan yang diperiksa.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Polrestabes Medan pada pagi hari tadi sekitar pukul 08.45 WIB. Diduga ledakan berasal dari bom bunuh diri. Pelaku yang disebut menggunakan jaket ojek online diduga ikut tewas dalam peristiwa tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait