FOKUS

Pascabom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Densus 88 Antiteror Tangkap 71 Terduga Teroris

Tandaseru – Pascainsiden bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pekan lalu, Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penangkapan terhadap 71 terduga teroris.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal menuturkan dari total terduga teroris yang ditangkap, 3 orang tewas. Rinciannya, 1 orang merupakan pelaku bom bunuh diri, sedangkan 2 orang lainnya ditembak karena berusaha melawan petugas kepolisian saat ditangkap.

“Ini preventif strike juga pasca kejadian bom bunuh diri di Polrestsbes Medan, itu sudah kami tangkap 71 orang. Lanjut penyidikan 68 orang. Karena meninggal dunia 3 orang,” jelasnya.

Mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri ini menuturkan penangkapan itu dilakukan di Pekanbaru total 5 orang, Jabodetabek 3 orang, Banten 5 orang, Jateng 11 orang, Medan 30 orang, Jabar 11 orang, Kalimantan 1 orang, Aceh tadinya 4 dan kini 2 orang dipulangkan karena tidak terbukti, Jatim 2 orang, Sulsel 1 orang.

Meski begitu, Iqbal menuturkan ke-71 orang yang berhasil diamankan bukan merupakan satu jaringan yang sama. Dia hanya menuturkan penangkapan ini hanya untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Ini komitmen kami untuk melakukan penegakan hukum dalam rangka harkamtibnas menciptakan preventif strike,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebuah ledakan diduga bom baru saja meledak di Mapolresta Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11/2019) pukul 08.40 WIB. Ledakan itu diduga kuat merupakan bom bunuh diri.

Akibat dari ledakan bom tersebut, 6 orang mengalami luka akibat ledakan. Enam orang tersebut terdiri dari 4 anggota Polri kemudian satu PHL atau pekerja harian lepas dan satu masyarakat.

Selain menelan korban luka, ledakan bom itu juga merusak 4 kendaraan di mana 3 kendaraan milik dinas dan satu kendaraan milik pribadi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait