FOKUS

Pelindo I,II, III dan IV Resmi Digabung Menjadi PT Pelindo Indonesia

LABUAN BAJO (tandaseru.id) – Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 hingga IV resmi digabung menjadi satu perusahaan PT Pelabuhan Indonesia.

Peluncuran holding PT Pelabuhan Indonesia itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat persmian Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo di NTT.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya resmikan Penggabungan Pelindo I, II, III, dan IV menjadi PT Pelindo, dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo,”ujarnya, Kamis (14/10).

Dia mengharapkan biaya logistik bisa bersaing dengan negara-negara lain. Artinya, daya saing akan menjadi lebih baik. Perlu dicarikan partner yang memiliki networking, memiliki jaringan yang luas, sehingga nanti terkoneksi dengan negara-negara lain dengan baik.

“Biaya logistik negara kita dibanding negara-negara tetangga kita masih jauh tertinggal kita ini. Mereka biaya logistiknya hanya 12 persen, kurang lebih, kita masih 23 persen,” ujar Jokowi.

Dengan demikian, produk Indonesia bisa menjelajah kemana-mana, masuk ke supply chain global, golnya ke sana.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BUMN, oleh Menteri BUMN dan jajarannya. Ini adalah nanti akan menjadi sebuah kekuatan besar,” ujar Jokowi.

Kekuatan besar itu diharapkan akan masuk ke delapan besar duni. Terkait Pelabuhan Wae Kelambu ini diharapkan pelabuhan yang lama itu bersih, karena di sana wilayah dan daerah wisata, sehingga digeser ke sini.

“Ternyata menjadi sebuah pelabuhan yang besar, diharapkan ini bisa dipakai dalam jangka 15 atau 20 tahun masih memungkinkan (visible) untuk angkutan barang-barang yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, utamanya di Kabupaten Manggarai Barat,” tambah Jokowi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com