FOKUS

Pemain Timnas Saddil Ramdani Tersangka Penganiayaan, Ini Komentar Ketum PSSI

KENDARI (tandaseru) – Pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kendari atas tuduhan melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Irwan (25).

Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/109/III/2020. Disebutkan korban dianiaya di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, sekitar pukul 18.30 WITA, Jumat (27/3).

Saddil saat ini menjadi status tersangka dengan wajib lapor setiap mendapat panggilan dari Polres Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kasatreskrim Polres Kendari, Muhammad Sofyan Rosyidi, membenarkan status tersangka atas nama Saddil sudah naik dari penyelidikan ke tingkat penyidikan sebagai tersangka.

Atas kasus tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan, pemain tim nasional harus bisa menjadi panutan dan tauladan. Karena itu setiap pemain harus bisa menjaga sikap dan prilaku yang baik di dalam maupun luar lapangan.

Iriawan mengungkapkan, kasus Saddil menjadi pembelajaran berharga agar hal serupa tidak terulang lagi kepada para pemain lain. Terlebih lagi, seorang pemain tim nasional harus menjadi contoh dan teladan bagi pesepakbola lain dan masyarakat secara luas.

“Dalam kasus ini Prinsip ‘equality before the law’ berlaku bagi semua warga negara Indonesia sesuai Pasal 27 UUD 1945 bahwa “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya,” tegas Iriawan.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait