FOKUS

Pembangkit Listrik Antimainstream, Indonesia Punya Nggak Ya?

JAKARTA (!) – Jika pembangkit listrik tenaga air atau uap sudah terlalu mainstream, beberapa pembangkit listrik aneh ini mungkin bisa jadi salah satu alternatif yang anti mainstream untuk dicoba. Apa saja ya kira-kira?

Pembangkit listrik tenaga air toilet

Mungkin yang satu ini masih memanfaatkan tenaga air, tapi bukan sembarang air. Tenaga air yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik ini merupakan air yang berasal dari toilet, percaya?

Menurut survei rata-rata setiap manusia membuang air sebanyak 7000 liter setiap tahunnya di toilet dengan model fluhsher.

Bayangkan jika seluruh dunia melakukan hal yang sama, maka akan ada miliaran air yang terbuang sia-sia. Dari hal tersebut tercetuslah ide aneh yang mengarah pada kegilaan dari Tom Broadbent.

Tom menciptakan tenaga listrik yang bertenaga air buangan dari toilet yang diberi nama olehnya Hydro Power. Tenaga listrik ini memiliki cara kerja yang bisa dibilang sederhana, yaitu cukup dengan memutar turbin dari hasil air toilet, maka akan menghasilkan tenaga listrik pada generator.

Kira-kira apa yang terjadi ya jika metode ini diterapkan di Indonesia?

Pembangkit listrik tenaga petir

Pembangkit listrik dengan memanfaatkan petir memang terdengar aneh dan mengerikan. Belum lagi risiko yang harus diterima jika terjadi kegagalan.

Dengan memanfaatkan tenaga petir maka otomatis harus menunggu petir datang terlebih dahulu dan tidak berlaku saat memasuki musim kemarau.

Logikanya petir memiliki muatan (+), sedangkan media yang dipakai harusnya bermuatan (-). Jadi untuk menggunakan tenaga petir, yang harus dilakukan adalah membuat perangkat yang bermuatan negatif serta ditempatkan pada lokasi yang memiliki ketinggian yang cukup.

Jika berhasil memanfaatkan petir ini maka seluruh kota akan memiliki listrik selama satu bulan penuh karena dalam satu sambaran petir dapat menghasilkan 220 Volt. Tetapi jika gagal maka rumah seisi kota akan terbakar dengan seketika. Bahaya banget kan?

Pembangkit listrik tenaga mayat

Mendengarnya saja sudah sanggup membuat buluk kuduk berdiri, apalagi saat tahu listrik yang dinikmati di rumah merupakan hasil dari tenaga mayat!

Krematorium yang berada di Inggris merupakan salah satu tempat yang memanfaatkan mayat sebagai sumber penghasil listrik.

Hal tersebut dilakukan karena banyak masyarakat di sekitar yang merasa resah dengan limbah merkuri yang dihasilkan dari sisa pembakaran mayat tersebut.

Maka, krematorium melakukan renovasi secara besar-besaran agar pembakaran mayat yang tadinya meresahkan jadi bisa dimanfaatkan sebagai tenaga Listrik sebesar 250 Kwh atau setara dengan menyalakan kurang lebih 1500 unit televisi yang ada di rumah.

Kalau hal tersebut dilakukan di Indonesia apa jadinya ya?

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com