FOKUS

Pemprov DKI Distribusikan Bantuan Sembako untuk Warga Miskin Kamis Ini

JAKARTA (tandaseru) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat akan mendistribusikan bantuan sembako kepada warga miskin dan rentan miskin pada Kamis (9/4).

“Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat akan menyiapkan bansos kepada warga miskin dan rentan yang terdampak atas pelaksanaan PSBB ini dan terdampak atas kondisi perekonomian yang turun akibat Covid-19,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/4).

“Kamis lusa akan mulai memfasilitasi distribusi sembako kepada masyarakat di kawasan padat dan masyarakat yang memiliki kebutuhan, masyarakat miskin dan rentan miskin itu semua akan kita distribusikan, Insya Allah Kamis akan datang. Dengan begitu, kami berharap kebutuhan mereka bisa kita bantu,” sambungnya.

Untuk teknis pembagiannya, Anies menyebut pihaknya akan melibatkan TNI, Polri dan perangkat RT dan RW agar pendistribusiannnya berjalan dengan baik.

“Nanti pendistribusiannya dilakukan bersama-sama dari jajaran Pemprov, Polisi, TNI, dan akan dilakukan dengan memegang prinsip phsycal distancing sampai ke level RW,” jelasnya.

Sebelumnya, DKI Jakarta sudah resmi akan diterapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Jumat (10/4) setelah diizinkan oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Dengan penetapan ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan pihaknya bersama TNI dan Polri akan menindak tegas kepada orang yang melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait penanggulangan virus corona (Covid-19).

“Kami akan melakukan semua langkah dengan tegas. Kita tidak akan melakukan pembiaran. Kita tidak akan membiarkan kegiatan berjalan yang bila itu berpotensi terjadi penularan,” kata Anies di Balai Kota, Selasa malam (7/4).

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menandatangani surat persetujuan PSBB untuk Jakarta pada Senin (6/4) malam. Surat persetujuan dikirimkan kepada Pemprov DKI Jakarta pada hari ini.

Adapun, Anies mengusulkan status PSBB untuk Jakarta pada Kamis (2/4/2020). Usulan itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Anies mengusulkan status PSBB karena Jakarta menjadi pusat persebaran virus corona. Kasus Covid-19 pun terus meningkat di Ibu Kota.

Setelah Jakarta berstatus PSBB, Pemprov DKI Jakarta bisa membatasi enam hal, yakni kegiatan sekolah dan tempat kerja; kegiatan keagamaan; kegiatan di tempat atau fasilitas umum; kegiatan sosial dan budaya; moda transportasi; dan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait