FOKUS

Pencegahan Covid-19, Ini Rekomendasi Hasil Kajian BMKG dan Tim Ahli

JAKARTA (tandaseru) – Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan Tim BMKG dan sejumlah ahli telah mengambil kesimpulan dan memberikan rekomendasi tentang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Dalam akhirnya laporan Tim BMKG-UGM merekomendasikan berdasarkan fakta dan kajian terhadap beberapa penelitian sebelumnya.

Disebutkan, apabila mobilitas penduduk dan interaksi sosial ini benar-benar dapat dibatasi, disertai dengan intervensi kesehatan masyarakat (Luo et. al. 2020 dan Poirier et. al., 2020), maka faktor suhu dan kelembapan udara dapat menjadi faktor pendukung dalam memitigasi atau mengurangi risiko penyebaran wabah tersebut.

“Selain itu perlu diwaspadai pula, memasuki bulan April 2020-Mei 2020 ini, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki pergantian musim, yang sering ditandai dengan merebaknya wabah demam berdarah,” ujar Dwikorita.

Jadi katanya secara umum hasil kajian Tim BMKG dan UGM ini juga sangat merekomendasikan kepada masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, dengan memanfaatkan kondisi cuaca untuk beraktivitas atau berolahraga pada jam yang tepat.

Dijelaskannya, terutama pada April hingga puncak musim kemarau pada Agustus nanti, yang diprediksi akan mencapai suhu rata – rata berkisar antara 28 derajat Celcius hingga 32 derajat Celcius dan kelembapan udara berkisar antara 60% s/d 80%.

Pada kondisi ini tentunya dengan lebih ketat menerapkan Physical Distancing dan pembatasan mobilitas orang ataupun dengan Tinggal di Rumah, disertai intervensi kesehatan masyarakat, sebagai upaya untuk memitigasi atau mengurangi penyebaran wabah Covid-19 secara lebih efektif.

Karena cuaca yang sebenarnya menguntungkan ini, tidak akan berarti optimal tanpa penerapan seluruh upaya tersebut dengan lebih maksimal dan efektif.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait