FOKUS

Pencuri Motor Viral yang Tinggalkan Motor Bututnya di TKP Akhirnya Ditangkap

MADIUN (tandaseru) – Polres Madiun akhirnya berhasil meringkus, pelaku pencurian sepeda motor yang sempat viral, di wilayah Kecamatan Wonoasri Madiun lantaran meninggalkan motor bututnya.

Pelaku Hd (34) ini tergolong unik dalam melakukan aksinya, karena saat membawa kabur motor milik korbannya, ia meninggalkan motor Suzuki Smash warna biru butut miliknya. Bahkan kejadian itu sempat viral pada 21 April 2020 lalu, karena aksi pelaku terekam CCTV dan videonya tersebar di media sosial.

Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto, dalam konferensi persnya menerangkan, tersangka adalah Hd (34) warga Lubuk Begalung Kota Padang Sumatera Barat. Modus pelaku, mencari sasaran sepeda motor yang diparkirkan pemiliknya dengan kunci yang masih terpasang dikontak, Selasa (19/5).

“Tersangka ini selalu berputar-putar mencari target sasaran. Setelah menemukan sasaran, ia melihat situasi sekitar aman, kemudian langsung membawa kabur motor korbannya dan meninggalkan motornya di lokasi kejadian,” terang Akbp Eddwi.

Akbp Eddwi juga menjelaskan, pada saat kejadian korban Reza Puji Hartanti (23) warga Plumpungrejo, Wonoasri Madiun. Ia sedang berbelanja di toko plastik sekitar Kecamatan Wonoasri, saat ia berbelanja lupa mencabut kunci dari kontaknya, sehingga motornya raib dibawa oleh pelaku.

“Setelah memperoleh barang curiannya, tersangka lantas membawanya ke tempat kost, dan meninggalkan sepeda motor Suzuki Smash miliknya di lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurut pengakuan pelaku, dalam melakukan aksinya, tidak hanya beraksi di wilayah Madiun. namun juga di beberapa tempat kejadian perkara lain, diantaranya Sragen Jawa Tengah, dan pasar Gombong – Jawa Tengah.

Dari tangan tersangka, polisi menyita batang bukti hasil aksinya diberapa tempat diatas, yaitu 1 unit sepeda motor merk Suzuki jenis Smash Nopol AD 3706 QY dan 1 unit sepeda motor merk Honda jenis Vario Nopol AE 4666 HN berikut STNK nya.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 362 dengan ancaman hukuman penjara, paling lama 5 tahun.

Dari kejadian ini, Akbp Eddwi Kurniyanto berpesan kepada masyarakat, agar selalu waspada dalam memarkir kendaraan bermotornya dan mengimbau untuk memggunakan kunci ganda.

“Waspada bila memarkir kendaraan kita, bila perlu gunakan kunci tambahan sebagai antisipasi. Karena pelaku pencurian ranmor, melakukan aksinya bukan hanya karena ada niat, namun karena ada kesempatan.” tandasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait