FOKUS

Penerapan Physical Distancing di Malang Raya

MALANG (tandaseru) – Pandemi Covid-19 makin hari makin meluas, termasuk di wilayah Malang Raya yang kini menjadi Zona Merah nomer 2 setelah Surabaya. Berbagai upaya dilakukan oleh jajaran Kepolisian Malang Raya, mulai dari imbauan hingga penerapan Physical Distancing.

Melalui Talk Show yang dilaksanakan di Radio Arema City Guide, Tiga Kapolres Malang Raya berbicara dan memaparkan terkait Penerapan Physical Distancing di Malang Raya sebagai upaya pencegahan pandemi Covid-19, Kamis (2/4).

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, dalam talk shownya ia menyatakan kesiapan Polresta Malang Kota. Salah satunya dengan mendirikan Posko Satgas pengamanan penyebaran virus covid-19.

“Kami mendirikan Posko antara lain pos Arjosari, pos Landungsari. Serta menetapkan kawasan phisical distancing, kegiatan tersebut menfokuskan lokasi-lokasi yang sangat perlu di awasi dikarenakan menjadi sasaran kerumunan masyarakat dan giat tersebut terus di evaluasi.” ujarnya.

Selain itu Kombes Pol Leonardus, juga mengatakan pihaknya terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak berkegiatan massal yang berpotensi menciptakan kerumunan atau bergerombol , baik di lokasi perdagangan maupun warung

“Kami juga setiap hari melaksanakan giat patroli dengan memberikan imbauan hingga pembubaran masa baik cangkrukan maupun warung makan dan di toko-toko swalayan.” ujarnya.

Sementara Kapolres Malang Kabupaten Akbp Hendri, mengatakan pihaknya selain memberikan imbauan juga mulai memberikan penindakan tegas terhadap masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan kami dan masih melakukan keramaian.

“Polres Malang Kabupaten, selain berpatrolibdan memberikan imbauan pasa masyarakat untuk tidak bergerombol dan tinggal di rumah. Kami juga penindakan terhadap orang maupun pengunjung keramaian baik warung , swalayan maupun tempat hiburan yang masih nekat. Kami lakukan pendataan dan penyitaan KTP serta membawa ke Mapolres untuk diberikan pembinaan serta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.” terangnya.

Selain itu Akbp Hendri, juga berharap agar pemilik tempat usaha serta masyarakat ikut menyadari adanya wabah virus dan tidak panik.

Senada dengan Kapolres Malang, Kapolres Batu yang diwakili oleh Kabagops Polres Batu Kompol Endro, juga menyatakan telah melakukan hal yang sama dengan wilayah lain serta melaksanakan penutupan di berbagai wilayah Polres Batu. Guna mencegah merebaknya wabah Covid-19.

“Berbagai wilayah di kecamatan maupun kelurahan Wilkum Polres Batu melaksanakan Physical Distancing sesuai arahan walikota Batu.” ujarnya.

Dari penuturan para Kapolres dan Kapolresta Malany Raya tersebut, dijelaskan penerapan Phisicall distancing adalah membatasi kegiatan berskala besar. Diantaranya pembatasan gerak, dan pembatasan sosial saat ini yang paling evektif untuk mencegah merebaknya covid-19.

“Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat Malang Raya, apabila tidak ada kepentingan supaya Nang Hamur Ae (Dirumah saja).” pesan para pemimpin jajaran Kepolisian Malang Raya. (ya)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait