FOKUS

Pengembangan Vaksin saRNA, Kemenkes Tandatangani LoI dengan ICL dan VGH

LONDON (tandaseru) – Kementerian Kesehatan melakukan kesepakatan dan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Imperial College London (ICL), VacEquity Global Health ltd (VGH).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pertemuan  dengan  ICL  dan  VGH telah  membahas  berbagai potensi kerja sama strategis kedepan diantaranya penelitian,  pendidikan  dan  inovasi  terkait  dengan  pengembangan platform vaksin self-amplifying RNA (saRNA) dan pencegahan  serta  pengendalian  penyakit  menular,  teknologi  kesehatan dan peningkatan SDM di bidang kesehatan.

Indonesia dan ICL masih terus membahas kemungkinan dilakukannya uji klinis tahap 3 vaksin saRNA di Indonesia.

Vaksin  saRNA  ini  memiliki  arti  penting  karena  memungkinkan pengembangan  unit  manufaktur  modular  atau  “pop  up”  yang  dapat memastikan akses cepat atas vaksin dimanapun di dunia.

Retno menyampaikan dilakukan juga pertemuan  dengan beberapa  peneliti/pelajar  Indonesia  di  bidang  kedokteran  khususnya dalam pengembangan alat diagnostic, terupatik dan vaksin Covid-19.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com