FOKUS

Penghina Keluarga Ahok: Tidak Ada Tunggangan Politik dari Golongan Tertentu

JAKARTA (tandaseru) – KS (67) penghina keluarga Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menyebut melakukan perbuatannya tidak ditunggangi politik oleh golongan tertentu.

Dia mengaku penghinaan terhadap keluarga Ahok merupakan murni bentuk simpati terhadap mantan istri Ahok, Veronica Tan karena mereka tergabung dalam komunitas ‘Veronica Lovers’.

“Tidak ada tunggangan politik atau golongan-golongan tertentu,” ucap KS di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (30/7).

Apa yang dilakukannya itu, lanjut dia, semata-mata hanya ingin dapat like dan comment dari netizen di akun Instagramnya. Dia merasa apa yang menimpa Vero, yakni dicerai Ahok sama dengan yang ia alami. Sehingga, ia menghina Ahok sekeluarga lewat akun Instagramnya.

“Murni hanya berdasarkan nalar dan nurani kaum wanita. Dan itu juga ada pemicunya, oleh karena kami sering sekali melihat video-video Pak Basuki Tjahja Purnama untuk melakukan klarifikasi. Mungkin saya lakukan itu kegiatan di medsos itu hanya (untuk) mendapat like dan komen dari follower yang rasanya memiliki kesamaan pemikiran,” jelasnya.

Seperti diketahui, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok melalui tim kuasa hukumnya melaporkan dua akun Instagram ke Polda Metro Jaya pada bulan Mei yang lalu. Ahok merasa tidak terima karena keluarganya dihina oleh dua akun Instagram itu.

Dua akun Instagram itu antara lain bernama @ito.kurnia dan @an7a_s679. Admin dari kedua akun tersebut ternyata seorang wanita berinsial KS (67) dan EJ (47) yang statusnya kini sudah sebagai tersangka.

Keduanya ditangkap di dua daerah berbeda. Salah satu pelaku diamankan di daerah Bali, dan satu pelaku lainnya diamankan di Medan, Sumatera Utara.

Setelah diperiksa, ternyata motif keduanya hanya merasa simpati kepada mantan istri Ahok yakni Veronica Tan karena mempunya kesamaan histori. Hal ini karena mereka juga tergabung dalam komunitas ‘Veronica Lovers’.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait