FOKUS

Pengisian Bendungan Gondang 100 Persen, 4.066 Hektar Lahan Pertanian di Karanganyar dan Sragen Dialiri

KARANGANYAR (tandaseru) – Proses pengisian air (impounding) Bendungan Gondang di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah telah mencapai 100 % atau memenuhi kapasitas tampung 9,15 juta m3.

Proses pengisian berjalan selama 9 bulan sejak diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (2/5) silam, dengan menutup saluran pengelak untuk membendung aliran Sungai Garuda.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Bendungan Gondang merupakan salah satu dari program pembangunan 65 bendungan yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi ke sawah terjaga.

Kehadiran bendungan ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

“Pembangunan bendungan harus diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2019 yang lalu, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Gondang, sehingga dengan terisinya air Bendungan Gondang, maka infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) ini siap dimanfaatkan masyarakat untuk mengairi area pertanian seluas 4.066 hektar di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen.

Artinya, secara lebih kontinu untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 200 menjadi 270 per tahun. Dengan demikian produksi beras di Jawa Tengah akan naik dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain sebagai irigasi, manfaat lainnya adalah menjadi sumber air baku bagi Kabupaten Karanganyar dan Sragen masing-masing sebesar 100 liter/detik, mereduksi debit banjir sebesar 6,74% dari 639,22 m3/detik menjadi 596,12 m3/detik dan menghasilkan listrik sebesar 0,327 MW, konservasi air (groundwater recharge), destinasi wisata, dan sebagai kawasan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garuda.

Pada tahun ini Bendungan Gondang sedang dalam tahap pemeliharaan serta proses sertifikasi operasi dan pemeliharaan. Untuk menyuplai air baku ke Kabupaten Karanganyar dan Sragen saat ini sedang dilakukan pekerjaan pemasangan pipa.

Pembangunan Bendungan Gondang telah diinisiasi sejak tahun 2014 dengan anggaran Rp 741 miliar dengan kontraktor PT Waskita Karya. Adapun tipe bendungan berupa urugan random zona inti tegak, dengan panjang bendungan 604 meter, tinggi bendungan 71 meter, serta lebar puncak bendungan 10,5 meter dengan luas areal genangan 36,10 hektare.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait