FOKUS

Eurocopter EC665 Tiger HAD. Momok Perang Afghanistan dan Libya

MARIGNANE (tandaseru) – Dikembangkan sebagai usaha patungan antara MBB dan Aerospatiale yang dimulai pada tahun 1984, Eurocopter EC665 Tiger direncanakan dapat memenuhi persyaratan militer Prancis dan Jerman untuk helikopter multiperan canggih guna operasi di medan perang.

Namun, Karena biaya tinggi, program awal dibatalkan pada tahun 1986 dan diputuskan bahwa memasok militer Jerman dengan McDonnell Douglas AH-64 Apache yang jauh lebih murah.

Program Tiger kemudian dievaluasi ulang. Eurocopter yang merupakan konsorsium perusahaan dirgantara Eropa yaitu DaimlerChrysler Aerospace (Jerman), Aerospatiale Matra (Prancis) dan CASA (Spanyol) menerima kontrak untuk membangun lima prototipe pengembangan helikopter pada November 1989.

Tiga prototipe adalah testbed aerodinamis tak bersenjata. Sedangkan dua lainnya adalah prototipe bersenjata yang memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan untuk Prancis dan Jerman.

Tiger diproduksi dalam 3 konfigurasi, versi multi-peran dukungan serangan (UHT) untuk Angkatan Darat Jerman, versi multi-peran tempur (HAD) dan multi-peran dukungan tempur (HAP) untuk Angkatan Darat Perancis.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com