FOKUS

Peras dan Cabuli Istri Tahanan Narkoba, Kapolsek Kutalimbaru dan Jajaran Dicopot

SUMUT (tandaseru.id) – Anggota polisi kembali berulah. Kini, penyidik Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) diduga memeras dan mencabuli istri tahanan kasus narkoba.

Parahnya, Kapolsek Kutalimbaru, AKP Hendri Surbakti, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Ipda Syafrizal diduga ikut terlibat. Mereka dicopot dari jabatannya dalam rangka pemeriksaan.

“Mereka yang diduga terlibat termasuk Kapolsek dan Kanit Reskrimnya sudah ditarik untuk diperiksa,” kata Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Inspektur Jenderal Polisi RZ Panca Putra Simanjuntak kepada wartawan.

Panca mengatakan saat ini kasus tersebut masih didalami Bidang Propam Polda Sumut.

“Saya sudah tarik Kapolsek, Kanit dan penyidiknya beserta yang melakukan dugaan itu. Sekarang dalam pemeriksaan propam,” tegasnya.

Dalam kasus ini, enam oknum Polsek Kutalimbaru, Deliserdang dilaporkan ke Bidang Propam Polda Sumut. Mereka antara lain berinisial Aiptu DR, Aipda SDB, Aipda HKR, Aiptu HG, Aipda SP dan Bripka RHL.

Para penyidik diduga melakukan pemerasan, menghilangkan barang bukti berupa dua unit sepeda motor milik tersangka dan mencabuli istri dari tersangka narkoba.

Kasus itu berawal saat Polsek Kutalimbaru menggerebek kediaman MU di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (4/5) lalu.

Saat itu petugas menemukan SM, suami dari MU bersama rekannya AS menguasai narkoba jenis sabu. Kemudian, SM dan AS dibawa oleh penyidik Polsek Kutalimbaru.

Belakangan, Bripka RHL menghubungi orang tua kedua tersangka untuk meminta uang sebesar Rp30 juta. Sementara itu Aiptu DR mengajak MU (19) istri dari AS bertemu di hotel untuk membicarakan masalah suaminya yang terjerat narkoba. Di hotel itulah MU diduga dicabuli.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com