FOKUS

Pesan di Balik Nama Ahmad (Muhammad SAW)

Kajian Numerik Al Quran

Dalam Qs. 61 Ash Shaf ayat ke 6 disebutkan, bahwa pada zaman Nabi Isa AS, Allah SWT sudah memberitakan tentang akan diutusnya nabi Muhammad SAW.

Qs. 61. Aṣh-Ṣhaff 6 :

“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”.

Namun pada ayat tersebut nama Rasulullah SAW, disebutkan sebagai Ahmad.

Ternyata, bila diperhatikan.lebih mendalam, pesan tentang akan hadirnya Ahmad/ Rasulullah Muhammad SAW (nabi ke 25), sebagai nabi terakhir, dapat dibuktikan berdasarkan nomor-nomor kenabian yang ada, mulai dari Nabi ke 1 (Adam as) sampai dengan nabi ke 24 (Isa as).

Berikut pembuktiannya :

▶ Nabi pertama (1) adalah Nabi Adam as, huruf ke 1 adalah Alif (ا)

▶ Nabi terakhir sebelum Rasulullah Muhammad SAW, adalah Nabi Isa as (Nabi ke 24), huruf ke 24 adalah Mim (م)

▶ Nabi Muhammad SAW, terlahir dari garis silsilah Nabi Ibrahim as, yang kemudian berlanjut melalui jalur silsilah kenabian dari putra dari nabi Ibrahim as yakni nabi Isma’il as.

▶ Nilai nomor kenabian dari nabi Ibrahim as adalah nabi ke 6 dan nabi Isma’il as adalah nabi ke 8.

▶ Huruf ke 6 adalah Ha (ح) dan

▶ Huruf ke 8 adalah Dal (د)

▶ Nilai 6 dan 8 tersebut pun, ternyata sangat terkait juga dengan nomor kenabian Isa as (nabi ke 24).

▶ Karena, nilai 6 dapat diperoleh dari penjumlahan dari kedua digit nilai 24, yakni 2 + 4 = 6

▶ Dan nilai 8 dapat diperoleh dari perkalian dari kedua digit nilai 24 yakni 2 x 4 = 8

Luar biasa bukan..?

Selanjutnya, penggabungan dari ke 4 abjad di atas, yakni :

ا – م – ح – د

Dapat membentuk lafadz kata : Ahmad (احمد).

Selanjutnya, bagaimana keterkaitan secara numerikalnya, yang membuktikan bahwa Ahmad dan Muhammad SAW adalah 1 orang yang sama..?

Berikut pembuktiannya :

▶ Lafadz dari Ahmad : احمد
▶ Huruf ا = Huruf ke 1
▶ Huruf ح = Huruf ke 6
▶ Huruf م = Huruf ke 24
▶ Huruf د = Huruf ke 8

Jumlah seluruhnya :
▶ 1 + 6 + 24 + 8 = 39
▶ Surat ke 39 : Az Zumar
▶ Surat ini terdapat pada 2 Juz
▶ di Juz 23 : ayat ke 1 – 31
▶ di Juz 24 : ayat ke 32 – 75

Bila dijumlahkan nilai Juz nya :
▶ 23 + 24 = 47
▶ Surat ke 47 : Muhammad

Terbukti bukan…? Berawal dari uraiaian lafadz nama Ahmad menghasilkan nilai akhir 47 (Surat Muhammad).

Nilai numerik dari lafadz nama Ahmad ( احمد ) adalah 39 :

▶ Qs. 39, Az Zumar : 75 ayat

Nomor surat + jumlah ayatnya adalah :

▶ 39 + 75 = 114
▶ Nilai 114 = Jumlah surat di Al Quran

Artinya, memang benar terbukti bahwa Al Quran (114 surat) tersebut difirmankan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Hal ini juga dapat di jelaskan melalui nomor kenabiannya sebagai nabi yang ke 25. Karena surat ke 25 adalah Qs. Al Furqaan (Pembeda) yang juga merupakan nama lain dari Al Qur’an.

Nilai 114 dan 25 di atas sekaligus juga membuktikan, bahwa Rasulullah Muhammad SAW memang benar adanya adalah “Al Qur’an yang berjalan”

Demikian artikel singkat ini disampaikan. Semoga dapat menambah wawasan ilmu kita..

 

Syaiful Husein

Penulis Buku Paradigma Numerik dan Struktur Al Quran

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait