FOKUS

Pimpinan Ekspedisi Jadi Pelaku, Wakapolri: Pengiriman Sabu Gunakan Safe Deposit Box

BANTEN (tandaseru) – Wakapolri Komjen Polisi Gatot Eddy Pramono menjelaskan Sub Satgas Gakkum Ops Aman Nusa II Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan kerja sama dengan Polda jajaran untuk menindaklanjuti informasi kasus narkoba.

Hasilnya, Polsek KSKP Bakauheni Polres Lampung Selatan akhirnya berhasil menggagalkan peredaran gelap 66 kg sabu yang disembunyikan dalam safe deposit box .

Safe Deposit Box ini dibawa truk PT. AMP di check point pelabuhan Bakauheni pada Jumat (8/5/),” ungkap Komjen Polisi Gatot Eddy Pramono yang didampingi Kabaharkam Polri, Kapolda Banten, Kapolda Lampung, Kakor lantas Mabes Polri, Kadiv Humas Mabes Polri dan Dir Tipid Narkoba.

Kemudian katanya dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan dengan teknik penyerahan dibawah pengawasan safe deposit box kepada penerimanya di kantor pusat PT. Alidon Expres Makmur Jakarta.

“Dari hasil pengembangan kami berhasil menangkap tersangka RR (25) selaku Dirut PT. Alidon Expres Makmur Jakarta dan pihak penerima kiriman paket sabu,” ujarnya

Setelah berhasil melakukan penangkapan tim gabungan kembali memperoleh informasi BP (DPO) selaku Komisaris PT. Alidon telah menerima 10 kg sabu dari PT. Alidon cabang Pekanbaru yang dikirimkan melalui ekspedisi PT. APM kepada ekspedisi PT. Alidon Cabang Lampung.

Selain itu, informasi lain yang diperoleh dalam paket milik PT. langkah Hijau (food herbal) juga telah disisipi 5 kg sabu oleh RY (DPK) dan EA (staf packing) yang dikirimkan kepada PT. Alidon Jakarta melalui ekspedisi PT. Dakota

“Berdasarkan informasi tersebut tim kembali melakukan penyelidikan dan kembali berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 5 kg yang dikemas dalam 5 bungkus dalam dus berisi tepung, sopir dan kenek truk expedisi PT. Dakota Jakarta turut diamankan sebagai saksi dan kami pun menangkap EA (22) selaku tersangka yang berperan mempacking sabu pada Minggu (8/5)” tegasnya

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 132, Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait