FOKUS

Lutfi si Pembawa Bendera Merah Putih saat Kerusuhan Demo Divonis 4 Bulan Penjara

JAKARTA (tandaseru) – Terdakwa kerusuhan saat aksi unjuk rasa di depan MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Dede Lutfi Alfiandi divonis penjara selama 4 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Dengan ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah dengan menjatuhkan pidana selama 4 bulan (penjara),” kata Hakim Ketua Bintang Al di PN Jakpus, Kamis (30/1).

Putusan yang dibacakan ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dimana JPU menuntut Lutfi dengan hukuman empat bulan penjara. Lutfi dianggap JPU telah terbukti melanggar Pasal 218 KUHP. Setelah membacakan putusan, Hakim Ketua Bintang Al pun menutup persidangan.

Saat itu, JPU menilai Lutfi terbukti melanggar Pasal 218 KUHP. JPU menyebut aksi unjuk rasa yang dilakukan Lutfi dan massa lain meresahkan masyarakat.

Sebab, Lutfi yang membawa bendera merah putih saat demo dan pendemo lainnya tak mau meninggalkan lokasi saat diminta aparat kepolisian untuk membubarkan diri, mengingat waktu menyampaikan pendapat mereka sebenarnya sudah usai jika merujuk peraturan yang ada. Hal tersebut, menurut JPU, menjadi salah satu hal yang memberatkan Lutfi.

Sementara itu, terdakwa yang menyesali perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi menjadi salah satu hal yang meringankan.

“Terdakwa Lutfi (terbukti) bersalah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap penguasa umum (aparat),” katanya.

Sebelumnya, dalam persidangan Lufti mengaku dipaksa untuk mengakui telah melempar batu ke polisi. Tak hanya dianiaya, menurut Lutfi, oknum polisi dari Polres Jakarta Barat juga menyetrumnya.

“Saya disuruh duduk dan disetrum sekitar setengah jam. Saya disuruh melempar batu ke petugas padahal saya tidak melempar,” kata Lufti.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait