FOKUS

Polda Jatim Bangun 95 Posko Untuk Pantau Pendatang dan Pemudik

SURABAYA (tandaseru) – Langkah antisipasi terus dilakukan oleh jajaran Polda Jatim dalam mengantisipasi dan menekan peredaran virus corona Covid-19. Termasuk dengan membangun 95 posko pemudik di 39 wilayah Kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan melalui posko tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Gugus Tugas Coronavirus Disease (Covid-19), akan memantau kedatangan para pemudik yang akan kembali ke daerah asalnya Jatim, Jumat (3/4).

Terutama para pemudik yang kembali dari daerah yang teridentifikasi sebagai Zona merah, dengan begitu mereka akan dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sehingga dengan begitu upaya pencegahan Covid-19 dapat dilakukan dengan cepat.

Kombes Pol Trunoyudo, juga menjelaskan pada posko tersebut nantinya akan dilakukan screening terhadap para pendatang. Mulai pendataan terhadap mereka yang baru tiba baik di terminal, bandar udara, pelabuhan ataupun stasiun.

Selanjutnya dengan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, hingga penyemprotan disinfektan yang aman bagi tubuh, kemudian penyemprotan disinfektan kepada fasilitas bus sehingga ketika digunakan dalam keadaan bersih.

“Nanti akan dilakukan lebih lanjut isolasi, yang kami siapkan di tempat-tempat tersebut, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, nanti dilakukan isolasi mandiri di tempat tersebut.” ujarnya.

Apabila ditemukan kondisi pemudik yang diketahui mengalami gejala kesehatan yang merujuk pada dugaan mengidap Covid-19, Trunoyudo menerangkan, pihak kepolisian daerah setempat bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan pemerintah daerah setempat akan menjemput, dan akan dirujuk ke rumah sakit yang menjadi rujukan utama penanganan pasien Covid-19.

“Jika terdapat indikasi positif akan ada protokol lanjutan berupa penjemputan untuk dibawa ke rumah sakit rujukan Polres-polres, juga akan mengkoordinasikan menjemput ke mana RS rujukan terkait dengan ini bisa dilakukan dengan rapid tes dan lainnya.” terangnya.

Kabid Humas Polda Jatim juga memastikan, penerapan protokol pencegahan Covid-19 sudah diterapkan masyarakat. Bahkan lingkup terkecil dari kelurahan, RW hingga RT setempat.

“Bagi mereka yang sehat, lanjut mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat, harus mengisi surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan sebagai bahan laporan kepada RT/RW.” ujarnya.

Selain itu mereka yang sehat, juga diimbau untuk tetap melakukan isolasi diri di rumah selama masa inkubasi 14 hari. Serta, akan mendapat pantauan dari puskesmas setempat jika ada keluhan akan diambil tindakan.

Kendati diperbolehkan mudik oleh pemerintah, Kombes Pol Trunoyudo tetap mengimbau, agar warga dapat menunda mudik sampai kondisi betul-betul aman untuk pulang.

“Ditakutkan, dengan melakukan mudik justru malah menjadi carrier dan menyebarkan virus.” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait