FOKUS

Polda Metro Jaya Belum Terima Permohonan Rehabilitasi dari Reza Artamevia soal Kasus Narkoba

JAKARTA (tandaseru) – Polda Metro Jaya hingga kini belum menerima permintaan permohonan rehabilitasi dari penyanyi Reza Artamevia soal kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang menjeratnya.

“Kasus masih berjalan dan saksi-saksi diperiksa, tapi memang belum ada pengajuan rehabilitasinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/9).

Yusri mengatakan sebagai tersangka kasus narkoba, Reza memiliki hak untuk direhab atas kasus narkotika itu. Namun, sebelum direhab Reza harus mengajukan permohonan rehabilitasi.

“Memang hak seseorang dan ada peraturannya soal itu. Nanti silakan mekanismenya mengajukan ke penyidik untuk dilakukan assesmen,” ungkap Yusri.

Lebih jauh Yusri membeberkan mekanisme rehabilitasi. Jika tersangka sudah mengajukan permohonan rehab, pihaknya akan meminta rekomendasi ke BNN terkait pengajuan rehab itu.

“Assesmennya menunggu enam hari paling cepat, apa yang bersangkutan bisa direhabilitasi atau tidak. Kalau direhabilitasi acuan kita ke rumah sakit rehabilitasi di Pasar Jumat sana,” kata Yusri.

Sebelumnya, Penyanyi Reza Artamevia ditangkap pihak kepolisian lantaran kembali terjerat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Dia ditangkap pada Jumat (4/9) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah restoran di Jatinegara, Jakarta Timur.

Dalam penangkapan terhadap Reza, polisi berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram dari tas Reza. Setelah itu, polisi melakukan pengembangan ke rumahnya dan ditemukan alat-alat untuk menghisap sabu seperti bong dan korek api.

Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhada pemasok narkoba kepada Reza yakni berinisial F.

Atas perbuatannya itu, Reza Artamevia dikenai Pasal 112 Ayat 1 Subsider 127 Ayat 1 Undang Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dia pun harus menanggung resiko ancaman hukuman paling sebentar 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Ini bukan kali pertama Reza Artamevia terjerat kasus narkoba. Pada 2016 lalu, dia pernah diamankan pihak kepolisian saat tengah berada di Mataram. Dia ditangkap bersama guru spiritualnya, Gatot Brajamusti dan istrinya

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait