FOKUS

Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam di Sulbar dan Kalsel

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana alam di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Jumat (22/1).

Pantauan di lokasi, sejumlah truk yang membawa bantuan kemanusiaan itu diberangkatkan dari Polda Metro Jaya yang nantinya akan disalurkan untuk masyarakat yang terdampak dari bencana alam tersebut.

“Sebagai bentuk rasa duka yang mendalam, keperdulian empati dan meringankan beban saudara-saudara kita maka dengan mengucapkan bismillah hari ini bantuan sosial untuk korban bencana alam Sulawesi Barat dan Kalsel saya nyatakan dilepas,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo saat melepas bantuan bencana alam di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus merinci bantuan kemanusiaan yang dikirimkan berupa obat-obatan, sandang hingga pangan yang dikumpulkan dari anggota Polda Metro Jaya.

“Pertama masker itu ada 43.000 lebih pcs, masker yang kita kirimkan ke dua tempat tersebut, ada obat, vitamin sekitar 2.600-an, bahan makanan baik itu mie instan, biskuit, minuman, ada beras dan bahan pokok lainnya juga untuk makanan bayi kita ketahui juga ada beberapa di sana korban bayi serta kebutuhan-kebutuhan lain seperti selimut, sarung, kemudian tikar dan alat-alat mandi yang dibutuhkan,” beber Yusri.

Lebih jauh Yusri menyebut pihaknya saat ini masih mengumpulkan bantuan. Nantinya, Polda Metro Jaya akan terus memberikan bantuan kepada korban bencana alam.

“Hari ini dilepas bantuan yang diberikan oleh Polda Metro Jaya cukup banyak. Kita masih mengumpulkan lagi memberikan bantuan lagi pada saudara-saudara kita yang terkena, tertimpa bencana maupun banjir,” pungkas Yusri.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan terdapat 42 gempa terjadi dalam sepekan di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Diduga rentetan gempa masih terus berlanjut sampai 3-4 minggu lagi.

“Gempa yang sudah terjadi 42 gempa. Dengan rincian dua gempa merusak tanggal 14 dan 15, lalu enam dirasakan dan gempa susulan sebanyak 34,” kata Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, Darmawan melalui konferensi video, Kamis (21/1).

Selain itu, bencana banjir bandang juga terjadi di kawasan Kalimantan Selatan. Hingga Rabu (20/1), banjir di Kalimantan Selatan menyebabkan 21 orang meninggal dunia. Sebanyak 342.987 orang terdampak, di mana 63.608 di antaranya mengungsi.

Adapun infratsruktur yang terdampak akibat bencana ini meliputi 66.768 rumah terendam, 18.294 meter jalan terendam, dan 21 jembatan rusak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com