FOKUS

Polda Metro Jaya Tangkap Kelompok Perampok Uang Warga yang Sempat Viral di Medsos

JAKARTA (tandaseru) – Polda Metro Jaya berhasil menangkap kelompok perampok yang aksinya pernah viral saat beraksi di Jalan Raya Mukhtar, Bojongsari, Depok, Jawa Barat pada April 2020. Dalam kelompok ini, terdapat 15 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat ini pihaknya sudah menangkap sebanyak 12 orang yang tiga orang diantaranya tewas ditembak yang ditangkap di tiga lokasi yakni di Depok, Tangerang, dan Bogor. Sedangkan tiga orang berinisial A, AM, dan H masih berstatus buron.

Menurut Nana, salau satu tersangka yang ditembak mati merupakan residivis kasus yang sama.

“Tersangka yang meninggal dunia yaitu BS, RR, dan AMT. Berikutnya yang berhasil kita tangkap adalah WA, YS, DS, DD, D, H, T, E, dan S,” kata Nana dalam konferensi pers yang disiarkan melalui Instagram Humas Polda Metro Jaya, Jumat (19/6).

Dalam melancarkan aksinya, mereka biasanya membuntuti nasabah yang baru mengambil uang tunai di bank.

Sebelumnya, mereka terlebih dahulu memasang paku pada ban mobil korban. Ketika ban mobil gembos, para tersangka langsung melancarkan aksinya yakni mengambil uang tunai milik korban dengan memecah kaca mobil.

Nana mengatakan, kelompok perampok itu diketahui telah beraksi sebanyak sembilan kali di wilayah Depok dan Tangerang.

“Kelompok ini mempunyai 3 pucuk senjata api jenis revolver rakitan, kemudian juga ditemukan 8 butir peluru, satu gergaji,” ujar Nana.

Atas perbuatannya, sembilan tersangka yang ditangkap dijerat Pasal 365 KUHP, 363 KUHP dan atau Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukumannya adalah lebih dari lima tahun penjara.

Seperti diketahui, aksi perampokan yang menimpa seorang pengusaha wanita berinisial IR (49), di Jalan Raya Muchtar, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat viral di sosial media.

Peristiwa perampokan itu berawal ketika korban baru mengambil uang sejumlah Rp 80 juta di salah satu bank di Bojongsari.

Empat pelaku tidak dikenal tersebut beraksi di tengah keramaian, dengan menggunakan masker dan helm serta mengendarai dua sepeda motor.

Kemudian pelaku memecahkan kaca belakang kanan mobil korban. Selanjutnya menodongkan senjata tajam jenis badik, kemudian merampas tas korban yang berisi uang sejumlah Rp 80 juta.

Meski pelaku mengacungkan senjata tajam dan berhasil membawa uang korban, sopir korban tetap nekat dan mengejar pelaku. Warga setempat yang melihat kejadian itu, akhirnya ikut mengejar dan mengeroyok pelaku

Akibat perlawanan sopir korban dan warga, pelaku terjatuh sehingga uang korban di dalam tas berserakan di jalan. Pelaku akhirnya kabur tanpa membawa uang korban. Kendati demikian, korban dilaporkan kehilangan uang senilai Rp 2,8 juta.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait