FOKUS

Polda Metro Kembali Ciduk Pemalsu Surat PCR hingga Vaksinasi palsu yang Digunakan untuk Plesiran

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya kembali menangkap pelaku penjual surat vaksinasi, swab antigen, PCR, hingga BPJS palsu yang dijual melalui media sosial. Dalam hal ini, dua tersangka ditangkap pihak kepolisian.

“Ini sudah kali keenam yang sudah kami sampaikan, kemarin ada empat, ini ada dua lagi karena dengan mudahnya mereka membuat kartu vaksin palsu, swab antigen dan PCR palsu dari berbagai lab atau rumah sakit,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/7).

Kasus terkini berhasil diungkap setelah polisi melakukan patroli di media sosial. Disana, polisi berhasil menangkap satu pelaku berinisial RAR (25).

“Modus operandi dia menawarkan hasil antigen, PCR dan vaksin palsu melalui Facebook miliknya dengan nama Rani Maharani yang dia tuliskan ‘yang butuh swab antigen, PCR tapi nggak punya uang banyak atau sertifikat vaksin tapi takut vaksin, chat aku ya, insyaAllah siap dibantu’,” beber Yusri.

RAR bekerja dengan cara mengubah surat asli hingga bisa ditulis identitas konsumennya. Selanjutnya, tersangka menjual surat tersebut dan mengirimkannya ke konsumennya.

Masih dalam patroli di dunia maya, polisi berhasil menciduk pelaku lain berinisial TM. TM diciduk lantaran berperan membuat dan menjual BPJS dan NPWP palsu.

“Tersangka TM sama dia modusnya menawarkan diakun Facebooknya. Dia menawarkan juga jasa pembuatan NPWP, BPJS dan dia juga membuat kartu vaksin palsu dengan harga Rp100 ribu,” kata Yusri.

Atas perbuatanya, kedua tersangka dikenakan Pasal 35 junto 51 UU ITE dan Pasal 263, Pasal 32 junto Pasal 48 UU ITE. Para tersangka terancam hukuman penjara di atas lima tahun.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com