FOKUS

Polda Metro Kembali Gerebek Perusahaan Pinjol Ilegal, Empat Orang Diamankan

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya kembali menggerebek perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal bernama PT ANT Information Consulting di kawasan Komplek Ruko Bukit Gading Indah, Jakarta Utara pada Senin (18/10).

Pantauan di lokasi, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mendatangi ruko lantai empat tersebut. Terlihat sejumlah orang masih berada di perusahaan pinjol ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis menyebut pihaknya mengamankan empat orang dari perusahaan ini. Mereka bekerja sebagai Supervisor Telemarketing, debt collector, bagian umum dan collecting.

“Di bawah perusahaan ini ada 4 aplikasi yang mereka jalankan dan semuanya adalah ilegal kalau kita lihat pada malam hari ini kondisinya agak sepi karena memang mereka sudah mulai memberlakukan bekerja di rumah,” jelasnya.

Aulia menerangkan para penagih perusahaan pinjol ini kerap melakukan pengancaman hingga mengirimkan konten pornografi kepada para nasabahnya.

“Dari kita mendapatkan data nasabah mereka ini kurang lebih ada 8000 orang. Nanti akan kita dalami lagi dari mananya,,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan untuk menindak tegas pelaku pinjol ilegal. Sebab, pinjol belakangan ini sudah meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, polisi juga menggerebek PT ITN, perusahaan kolektor pinjol Ruko Crown Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Ada 32 karyawan PT ITN yang diamankan polisi di lokasi.

Yusri mengatakan ada 13 perusahaan aplikasi pinjol yang menggunakan jasa PT ITN untuk melakukan penagihan kepada debitur. Dari 13 tersebut, hanya 3 pinjol yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com