FOKUS

Polda NTB Ungkap Kasus Pencurian Uang dengan Merusak Sejumlah ATM

MATARAM (tandaseru) – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan keberhasilannya dalam mengungkap kasus menonjol 3C di wilayah hukum Polda NTB dan Polres Jajaran.

Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal dalam siaran pers menyampaikan terima kasih kepada jajarannya atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus di wilayah Mataram dan Lobar pada April-Mei 2020.

“Kedepan agar lebih ditingkatkan lagi untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat sehingga bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya di Loby Command Center Polda NTB.

Adapun beberapa kasus yang berhasil diungkap seperti kasus pembobolan mesin ATM yang terjadi di wilayah Mataram dan Lobar yang terjadi pada April – Mei 2020.

Pelaku LWP alias WR alias CK, TY alias IB alias JW, dan EBI dengan menggunakan sepeda motor menuju Gerai ATM kemudian dengan mempergunakan linggis mencongkel mesin ATM dan mengambil uang yang ada di Kotak EXIT SHUTER.

Tim Resmob Polresta Mataram mempelajari rekaman CCTV yang didapatkan dari masing-masing TKP dan mengarah kepada pelaku atas nama LWP alias WR alias CK WR alias CK.

Pada Jumat (22/5) sekitar pukul 13.00 wita Tim Resmob Polresta Mataram berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku LWP alias WR alias CK di rumahnya. Berdasarkan hasil interogasi pelaku, Tim berhasil melakukan penangkapan pelaku lainnya atas nama TY alias IB alias JW.

Namun saat Tim melakukan pencarian barang bukti di daerah Ampenan Kota Mataram para pelaku mencoba melarikan diri sehingga Tim Resmob Polresta Mataram melumpuhkan pelaku dengan memberikan tembakan kearah kaki pelaku karena tidak mengindahkan tembakan peringatan.

Setelah Tim berhasil menemukan barang bukti kemudian pelaku LWP alias WR alias CK dan Toyibat alias Ibat alias Jarwo dibawa ke Polresta Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, didapatkan para pelaku juga melakukan kejahatan pencurian bersama dengan pelaku lainnya yang bernama HS alias LH dan HDR alias AD. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut Tim melakukan penangkapan pelaku HS alias LH dan HDR alias AD tanpa adanya perlawanan di rumah masing-masing.

Barang Bukti yang berhasil diamankan antara lain baju kaos oblong, sepeda motor Honda Scoopy n pol DR 3190 CV, warna coklat hitam, celana panjang warna hitam dengan kerugian Rp28.050.000.

Terhadap para tersangka penyidik menjeratnya dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4, ke 5 KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait