FOKUS

Polisi Akan Panggil Henry Yosodiningrat soal Laporan Berita Hoaks Megawati Wafat

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Metro Jaya telah menerima laporan yang dibuat anggota DPR RI, Henry Yosodiningrat terhadap dua akun terkait penyebaran berita bohong alias hoaks soal wafatnya Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri.

Terkait itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan pihaknya segera akan mengundang Henry untuk diklarifikasi atas laporan yang dia buat.

“Sekarang laporan sudah terima di Krimsus Polda Metro Jaya nanti kami akan teliti untuk kami rencanakan undang klarifikasi pelapor dengan bawa bukti-bukti yang ada karena laporan baru kemarin sore,” kata Yusri kepada wartawan, Selasa (14/9.

Yusri menjelaskan dua akun yang dilaporkan Henry mengedit sebuah video lama yang kembali disebarkan hingga video tersebut viral soal hoaks wafatnya Megawati.

“Ada akun Mahakarya Cendana dan pemilik akun TikTok Jatim070881 ini jadi terlapor dalam video viral berisi rekaman video lama diedit menurut si pelapor diedit terlapor,” jelasnya.

Diketahui, Anggota DPR RI, Henry Yosodiningrat melaporkan pemilik akun Youtube, Mahakarya Cendana dan akun TikTok Jatim070881 ke Polda Metro Jaya atas tudingan penyebaran berita bohong pada Senin (13/9).

Kedua akun tersebut dilaporkan ke polisi karena menyebarkan berita bohong soal wafatnya Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri. Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/4518/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

Henry menyebut kedua akun tersebut menyebarkan video rekayasa yang mencatut namanya. Dalam video tersebut, dirinya dicatut seolah-olah membenarkan rumor soal wafatnya Megawati.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com