FOKUS

Polisi Beberkan Penemuan Akbar Alamsyah hingga Dirawat di RSPAD Gatot Subroto

Tandaseru – Polda Metro Jaya membeberkan kronologi pengamanan korban perusuh, Akbar Alamsyah yang tewas usai dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat dalam demo rusuh di sekitar DPR/MPR. Saat itu, Akbar ditemukan dalam kondisi terluka parah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan polisi sedang melakukan pengamanan demo yang berakhir ricuh pada 25 September 2019 di sekitar gedung DPR. Demo awalnya berlangsung damai.

“Saat itu unras berjalan baik dan lancar. Kemudian pada malam harinya sekitar jam 19.30 WIB tiba-tiba muncul gelombang massa yang tidak ada tuntutan apa-apa dan langsung melakukan pelemparan ke petugas,” kata Argo, Sabtu (12/10).

Argo mengatakan polisi mendapat serangan batu, petasan, hingga molotov dari massa. Polisi disebutnya sudah memberikan imbauan agar massa membubarkan diri.

“Tentunya petugas tetap persuasif baik dilempar dengan batu, kayu, bom molotov. Kita tetap persuasif di daerah Slipi ya tetap bertahan, tetap kita lakukan pengimbauan, tetap kita sampaikan silakan bubar tidak henti-hentinya kita imbau,” jelas Argo.

Hingga sekitar pukul 01.00 WIB, menurut Argo, massa mulai merusak fasilitas publik. Massa mulai masuk ke jalan tol dan polisi mengambil tindakan dengan menyiram air hingga gas air mata untuk membubarkan massa.

Singkat cerita, Argo menyebut anggota Polres Jakarta Barat bernama AKP Rango dan lainnya menangkap para perusuh itu. AKP Rango kemudian menemukan Akbar di trotoar yang saat itu kondisinya dikelilingi batu-batu.

“Kemudian anggota ini menolong laki-laki (Akbar) yang tergeletak. Kita tolong, kita bawa di Polres Jakbar bersama dengan perusuh di sana,” kata Argo.

Sesampai di Polres Jakbar, Akbar diinterogasi terkait data-data pribadinya, seperti nama, alamat, dan lain sebagainya. Polisi juga menanyakan peran-peran Akbar terkait kerusuhan itu.

Dari saksi-saksi yang diperiksa, polisi menyebutkan Akbar ikut melakukan kerusuhan sehingga polisi sempat menetapkan Akbar sebagai tersangka.

“Perusuh yang kita tangkap di Polres atau di Polda kita lakukan pemeriksaan dan tentunya ada saksi yang sudah kita periksa, yang ikut kita amankan sebagai tersangka yang menyatakan bahwa yang bersangkutan (Akbar Alamsyah) ikut melempari, ikut merusak, dan sebagainya,” kata Argo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait