FOKUS

Polisi: Koordinator Pungli di JICT Sempat Suruh Anggotanya Kabur setelah Aksinya Dicium Polisi

JAKARTA (tandaseru.id) – Koordinator pungutan liar (pungli) kepada sopir truk kontainer di area PT JICT, Ahmad Zainul Arifin ternyata sempat mengarahkan rekan-rekannya untuk kabur setelah aksi kelompoknya tercium pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut tersangka memberi pengumunan kepada rekan-rekannya setelah polisi melakukan pengembangan soal kasus pungli tersebut.

“Memberikan pengumuman di grup WA ‘Dapur RTGC A’ ketika Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penindakan pungli sebagai langkah-langkah antisipasi agar bisa menyangkal kegiatan yang mereka lakukan,” kata Yusri kepada wartawan, Minggu (13/6).

Tak hanya itu, kata Yusri, Zainul juga meminta kepada pelaku lainnya untuk tidak memberitahukan ke pihak kepolisian bahwa dirinya ikut terlibat dalam praktek pungli di area JICT.

“Supaya enggak ketahuan, tersangka meminta yang lain jangan ‘buka-buka kartu’, jangan kasih tahu kalau melibatkan dia,” ucap Yusri.

Zainul sendiri diketahui merupakan seorang karyawan outsourcing di sebuah perusahaan yang memiliki kewenangan memerintahkan para operator crane untuk memilih truk mana yang akan dibongkar muat lebih dulu.

Dari aksi pungli ini, Zainul mendapatkan uang sebesar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu yang kemudian ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Atas perbuatannya, Zainul dijerat Pasal 368 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Kekinian, Zainul juga telah ditahan oleh pihak kepolisian.

Penangkapan para preman yang melakukan aksi pungli di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Total, ada 50 preman yang telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Listyo juga langsung memerintahkan jajarannya di seluruh wilayah untuk menindak aksi premanisme. Bahkan, Listyo menyatakan bakal menegur Kapolda dan Kapolres jika belum melakukan penindakan terhadap para preman yang meresahkan masyarakat ini.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com