FOKUS

Polisi Pastikan Kebakaran Kejagung RI karena Unsur Kelalaian bukan Kesengajaan

JAKARTA (tandaseru) – Polisi memastikan penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang hampir menghabiskan seluruh bangunan atas unsur kelalaian bukan karena unsur kesengajaan.

“Dari hasil penyidikan yang kami lakukan bahwa penyebab kebakaran Gedung Kejagung bukan karena hubungan arus pendek tapi karena open flame ini atau nyala api terbuka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10).

Setelah melakukan pendalaman penyidikan yang panjang, akhirnya Polri menyimpulkan jika kebakaran itu bukan disengaja. Ada tukang bangunan yang bekerja disana lalai dan merokok ditempat yang tidak diperbolehkan merokok.

“Terkait motif kami simpulkan Kebakaran Kejagung karena kelalaian karena kita sudah menyidik semua kemungkinan,” ungkap Ferdy.

Seperti diketahui, kebakaran terjadi di salah satu gedung di Kejaksaan Agung Jakarta pada Sabtu (22/8/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. Gedung yang terbakar merupakan gedung Bagian Kepegawaian Kejaksaan Agung dan terbakar selama 11 jam lamanya.

Dalam kasus ini polisi sudah menetapkan delapan orang sebagai tersangka yakni Lima tersangka diantaranya merupakan tukang yakni berinisial T, H, S, K dan IS. Sedangkan satu tersangka merupakan mandor tukang berinisial UAN.

Selain itu, dua tersangka lainnya yakni Direktur Utama PT ARM yang meruapkan vendor cairan pembersih lantai untuk Kejagung RI berinisial R dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung berinisial NH.

Penyebabnya, kebakaran tersebut akibat dari bara rokok para pekerja bangunan di lantai 6 Kejagung RI. Disamping itu, terdapat cairan pembersih lantai atau minyak lobi yang terdapat unsur solar hingga mengakibatkan api tersulut dan membakar bangunan.
.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com