FOKUS

Polisi Periksa Pihak Rumah Duka Abadi soal ‘Kartel Kremasi’

JAKARTA (Tandaseru.id) – Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki kasus viral ‘kartel kremasi’ di Yayasan Rumah Duka Abadi di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menyebut saat ini pihaknya sudah memeriksa pihak yayasan dan orang yang memviralkan jika dia diketok dengan harga tinggi terhadap keluarganya yang meninggal karena terpapar Covid-19.

“Kami sudah panggil pemilik yayasan dan tadi malam ambil keterangan dari Bapak William yang viralkan di media sosial,” kata Ady kepada wartawan, Kamis (22/7).

Selain itu, lanjut Ady, pihaknya juga akan memeriksa saksi-saksi lain secara maraton untuk memastikan kejadian yang sebenarnya.

“Kami harap hal ini tidak terjadi karena pandemi cukup susah, jadi jangan ambil keuntungan dalam kesulitan orang,” ucapnya.

Diketahui, Sebuah pesan berantai berisi pengakuan seorang warga yang dipatok harga tinggi untuk melakukan proses kremasi terhadap keluarganya yang meninggal karena terpapar Covid-19.

Dari informasi yang beredar, korban sempat dimintai sejumlah uang hingga Rp80 juta untuk proses kremasi. Padahal, tarif sesungguhnya tidak senilai itu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com