FOKUS

Polisi Sebut Pemakaian Knalpot Bising Tingkatkan Resiko Kecelakaan Lalu Lintas

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi masih mentargetkan penindakan terhadap para pengendara yang menggunakan knalpot bising.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menerangkan penindakan itu karena dia melihat kendaraan yang menggunakan knalpot bising bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Kenapa pelanggaran knalpot bisinig menjadi salah satu target utama yang pertama karena tentu ini adalah mengganggu indra pendengaran yang kedua mengganggu konsentrasi sehingga membahayakan atau berisiko terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Sambodo kepada wartawan, Sabtu (18/9).

Sambodo menjelaskan pengendara yang menggunakan knalpot diluar standar itu akan berusaha memacu kendaraannya dengan kencang karena untuk mengeluarkan suara dari knalpotnya.

“Pasti akan berusaha memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi supaya suaranya itu keluar nah ketika dia memacu dengan kecepatan tinggi inilah kemudian beresiko untuk menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya kembali memberlakukan kebijakan crowd free night (CFN) di empat titik di Jakarta. Dalam hal ini, sebanyak 314 kendaraan ditilang pada Sabtu (18/9) dini hari.

Ada empat ruas jalan yang diterapkan Crowd Free Night yakni SCBD, Kemang, Asia Afrika, dan Jalan Sudirman-Thamrin.

Bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan antara lain memasang knalpot bising, melawan arus dan melakukan konvoi serta ada juga pengendara yang diduga akan melakukan balap liar.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com