FOKUS

Polisi Sebut Vonis Alfian Tanjung Bukan Bebas Tapi Lepas

Tandaseru – Pihak kepolisian menyebutkan jika vonis yang dijatuhkan kepada Alfian Tanjung terkait kasus ujaran kebencian bukanlah putusan bebas melainkan putusan lepas (onslag). Hal ini dikarenakan pernyataan Alfian Tanjung terbukti namun tidak memuat unsur pidana.

“Alfian Tanjung sudah dengarkan bahwa putusannya onslag. Onslag itu bukan bebas tapi lepas. Jadi teman-teman ketika ingin membuat berita bukan bebas tapi lepas. Kenapa lepas? Karena hakim melihat bahwa apa yang dilakukan oleh Alfian Tanjung bukan merupakan tindak pidana tetapi ada wujud perbuatannya,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/5/2018).

“Jadi perbuatannya ada dan terbukti tetapi menurut pertimbangannya hakim bahwa itu bukan merupakan tindak pidana sehingga putusannya lepas atau onslag,” sambungnya.

Adi menyebutkan akan memantau proses hukum banding yang akan diajukan oleh jaksa. “Yang saya dengar setelah putusan disampaikan, saya dengar jaksa banding. Maka nanti dilakukan pada tahap kasasi. Pada tahap kasasi ini jaksa akan menyampaikan kembali hal-hal yang muncul dalam proses pemeriksaan,” ucapnya.

Selain itu, Adi menegaskan proses penyidikan kasus Alfian Tanjung telah melalui prosedur yang jelas. Semua tahapan, menurut dia, telah dilalui dengan baik.

“Pada prinsipnya kami, sudah melakukan proses penyidikan itu. Yang didasari laporan masyarakat kemudian melakukan pemeriksaan, pengambilan keterangan melalui mekanisme tahapan dari mulai penyelidikan sampai penyidikan,” tuturnya.

Dalam proses penyidikan itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah ahli. Menurut Adi, ahli menyatakan ada unsur pidana dalam cuitan Alfian.

“Dan teman-teman dalam melakukan penyidukan, kesimpulannya dibantu oleh keterangan para saksi. Yang mana saksi yang kita dapat keterangannya, menyatakan bahwa wujud perbuatan melawan hukumnya nampak dan ada. Itu juga menjadi kekuatan kita memberikan satu kepastian terhadap proses penyidikan yang dilakukan,” sambungnya.

Diketahui, Alfian Tanjung dilaporkan ke polisi terkait cuitan “PDIP yang 85 persen isinya kader PKI mengusung cagub Anti Islam” di akun Twitternya @Alfiantmf dengan menyertakan #GanyangPKI pada sekitar tanggal 25 Januari 2017. Majelis hakim sudah memvonis bebas Alfian dari kasus ujaran kebencian. Alfian tidak terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com