FOKUS

Polisi Tangkap 5 Orang Pengoplos Gas LPG di Banten

JAKARTA (tandaseru) – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menangkap lima orang terkait kasus pengoplosan gas LPG di wilayah Banten. Kelimanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setyono mengatakan penangkapan itu berlangsung pada 5 Agustus 2020 kemarin.

“Dari sana penyidik telah mengamankan lima orang termasuk penanggung jawab, ada kuga beberapa seperti ES selaku driver, LA selaku tenaga bongkar muat, ED selaku driver kemudian NS tenaga bongkar muat. Sedangkan penanggung jawab UG,” kata Brigjen Awi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/8).

Awi mengatakan para pelaku ditangkap terkait kasus pengoplosan gas LPG. Mereka memasukan isi gas LPG dari tabung seberat 3 kg ke tabung 12 kg.

“Pelaku melakukan penyuntikan tabung gas 3 kg yaitu tabung gas subsidi disuntikan ke tabung gas ukuran 12 kg kemudian tabung gas berukuran 50 kg bersubsidi. Tabung gas hasil suntikan itu kemudian dipasarkan ke masyarakat,” ungkap Awi.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti antara lain 563 tabung gas ukuran 3 kg, 175 tabung gas 12 kg, 22 tabung gas ukuran 50 kg, 3 truk, 2 mobil pick up dan beberapa tabunh gas dalam keadaan kosong. Seluruh barang bukti itu diamankan polisi di dua TKP.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 53 UU nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, Pasal 8 ayat 1 huruf A, Pasal 62 ayat 1 UU nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Para tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait