FOKUS

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh WN Taiwan yang Jasadnya Dibuang di Kali Citarum Subang, Ini Kronologinya

JAKARTA (tandaseru) – Polisi menangkap empat dari sembilan orang pembunuh bos pabrik roti yang merupakan warga negara Taiwan bernama Hsu Ming Hu yang jasadnya dibuang ke Kali Citarum, Subang, Jawa Barat. Pelaku utama dalam kasus ini yakni berinisial SS (37) yang merupakan sekretaris pribadinya.

Kasus ini mencuat setelah korban dilaporkan hilang oleh rekannya yang juga merupakan WN Taiwan. Korban tidak bisa dihubungi sejak Sabtu (26/7) yang lalu. Pada waktu yang sama Polres Subang menemukan mayat pria dengan banyak luka tusukan.

“Posisi korban saat ditemukan di Sungai Citarum dilakukan otopsi di RS Bhayangkara di Indramayu, kita lakukan penyesuaian dari sidik jari cocok serta telah kami konfirmasi ke pihak keluarga dan Kedutaan Negeri,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/8).

Irjen Nana mengatakan kasus itu terungkap setelah pihaknya melakukan pendalaman lebih jauh dari internal perusahaan roti yang dijalankan oleh korban.

“Korban seorang pengusaha punya pabrik roti dan punya lima toko roti. SS ini oleh korban dijadikan sekertaris pribadi. Perjalanan waktu antara korban dengan tersangka ini terjalin hubungan,” beber Kapolda.

SS yang sakit hati kepada korban berencana untuk membunuh korban dengan mengajak seorang notaris berinisial FI untuk bekerjasama dengan dirinya. FI pun merekrut AF dan SY dan tiga DPO lainnya sebagai eksekutor dalam aksi pembunuhan tentunya dengan bayaran sebesar Rp150 juta.

“FI ini pekerjaanya dia notaris yang sering digunakan korban untuk mengurus aset-asetnya. Seiring berjalan waktu, Juni 2020. tersangka FN kembali hubungi SS bahwa menyampaikan dia sudah menemukan orang untuk membunuh dengan bayaran Rp150 juta,” kata Nana.

Singkat cerita, kelompok ini mulai melakukan aksinya dengan mendatangi rumah korban. Para pelaku pun membunuh korban dengan cara menusuk korban menggunakan senjata tajam sebanyak lima tusukan.

Usai tewas, para pelaku membuang korban di Sungai Citarum dan kemudian melarikan diri. Dalam waktu cepat, Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat tersangka dalam kasus ini, sedangkan lima diantaranya masih buron.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 340, 338, 365 dan 351 KUHP. Para tersangka terancam hukuman hingga hukuman mati.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait