FOKUS

Polisi Tangkap Sindikat Peredaran Uang Dollar Palsu di Depok

Tandaseru – Jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga orang berinisial HW (53), GHA (39) dan M (41) karena kerap memperjualbelikan uang dollar palsu.

“Ada peredaran (uang palsu) di sana, kemudian tim Resmob Kanit 3 turun ke lapangan. Di sana dengan teknik, taktis penyidik akhirnya menemukan tersangka HW sama GHA,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/4).

Argo menyebut polisi menerima laporan masyarakat tentang adanya peredaran uang dolar palsu di daerah Telaga Golf Bojongsari, Sawangan, Depok. Laporan itu diterima polisi pada 25 Maret 2019.

Dihari yang sama, penyidik langsung menangkap pelaku. Penyidik menghubungi pelaku dan berpura-pura ingin membeli uang palsu tersebut.

“Hadir saat itu tersangka HW dan GHA membawa barang bukti berupa mata uang asing dan setelah melakukan jual beli dengan petugas kemudian dilakukan penangkapan,” ungkap Argo.

Kepada polisi, kedua tersangka mengaku mendapatkan uang palsu itu dari tersangka M. M kemudian ditangkap dikediamannya di wilayah Depok di hari yang sama.

“M mendapatkan uang itu dari orang juga sekarang masih dicari dia mendapatkannya. Kemudian dia juga punya alat ultraviolet ini untuk menunjukan ke korban yang mau beli ini uang betul gitu,” kata Argo.

Argo tidak menjelaskan lebih rinci berapa harga jual dolar palsu itu. Sebab ia menyebut polisi hingga kini masih terus menggali keterangan para tersangka itu.

Dari tangan tersangka, polisi menyita uang palsu USD pecahan 100 dolar Amerika Serikat sebanyak 100 lembar, 100 lembar uang palsu pecahan 500 dolar Euro, satu buah lampu ultraviolet dan tiga unit handphone milik pelaku.

“Atas perbuatanya pelaku dikenakan Pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun,” pungkas Argo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait