FOKUS

Polisi Temukan Ladang Ganja 5 Hektare di Medan

JAKARTA (tandaseru) – Jajaran Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap peredaran narkoba seberat 1,3 ton yang akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Setelah melakukan pengembangan, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat da Polda Sumatera Utara berhasil menemukan ladang ganja seluas 5 hektare di Desa Banjarlancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Sabtu (18/1).

“Diterima informasi ada ladang ganja. Hasil penelusuran dari gabungan Polda Metro dan Polda Sumut ditemukan 5 hektar ladang ganja,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Rabu (22/1).

Nana mengatakan, lokasi ladang ganja tersebut sulit untuk di jangkau. Dari Kabupaten Mandailing Natal masih 2 jam perjalanan dan diteruskan berjalan kaki selama 6 jam untuk sampai dilokasi.

Saat ditemukan, ladang ganja tersebut sudah siap dipanen. Ketinggian sudah mencapai 150 sampai 200 cm. “Kalau kita perkirakan 5 hektar itu kalau sudah jadi sekitar 60 ton ganja. Itu sudah delapan bulan jadi cukup besar hasil ini,” tuturnya.

Polisi kemudian memusnahkan ladang ganja tersebut dengan cara di bakar. Mereka juga menyisihkan sebagian ganja untuk dijadikan barang bukti.

“Ladang ganja yang 5 hektar itu kamu lakukan pemusnahan dilokasi dengan cara di bakar, tetapi kita sisihkan barang tersebut untuk barang bukti. Sebagian barbuk kita titipkan di Polres Mandailing Natal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Satresnarkoba Polres jajaran mengungkapkan kasus peredaran narkoba dalam kurun waktu 2 bulan. Dalam hal ini, sebanyak 1,3 ton berhasil diamankan.

“Hasil pengungkapan kasus narkoba jenis ganja yang kami laksanakan pada kurun waktu 2 bulan terkahir periode Desember 2019 dan Januari 2020 dengan menyita 1,343 ton narkoba,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Rabu (22/1).

Nana menyebut pihaknya berhasil menangkap 19 orang dalam kasus ini. Selain itu, ada satu orang tersangka yang ditembak mati lantaran melawan pihak kepolisian saat dilakukan penangkapan.

“Satu tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur lantaran melawan petugas saat ditangkap,” jelasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait