FOKUS

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas ke Arah Pasar Tanah Abang

JAKARTA (tandaseru.id) – Pascakeramaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada pekan lalu, pihak kepolisian melakukan sejumlah kebijakan agar tidak kembali terjadi hal serupa. Salah satu kebijakannya adalah penerapan rekayasa lalu lintas menuju ke lokasi.

“Kita lakukan rekayasa penutupan dan pengalihan arus di Kawasan Tanah Abang,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi , Selasa (4/5).

Sambodo mengatakan kebijakan itu diambil untuk mengurai kepadatan warga yang berdatangan ke Pasar Tanah Abang. Kebijakan tersebut, lanjut Sambodo, bakal diterapkan hingga menjelang Idul Fitri.

Dia menambahkan kebijakan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas tersebut situasional tergantung keadaan di lokasi. Untuk itu dia memastikan anggotanya akan berjaga di jam-jam yang dinilai rawan terjadinya kepadatan.

“(Kebijakan rekayasa lalin di Tanah Abang) dilakukan sampai menjelang Lebaran. Buka tutup nantinya melihat kepadatan lalu lintas,” ujar Sambodo.

Ada sejumlah titik lokasi yang akan terimbas saat kebijakan tersebut diberlakukan. Salah satunya adalah daerah Petamburan ke arah Tanah Abang.

“Titik-titik yg ditutup antara lain : Bongkaran, Petamburan arah Tanah Abang, Layang Jatibaru, Tanah Abang Blok G,” ungkap Sambodo.

Seperti diketahui, kerumunan warga di Pasar Tanah Abang terjadi akhir pekan lalu. Para pengunjung memadati pasar tersebut tanpa mengindahkan anjuran jaga jarak.

Beberapa kebijakan mulai dilakukan mencegah kerumunan di lokasi tersebut berulang. Salah satunya lewat penutupan Jalan Tanah Abang.

Jalan Tanah Abang ditutup mulai Senin (3/5) sejak pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan penutupan di Jalan Kebon Jati tepatnya di depan blok G pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pengendara dari arah Jalan KS Tubun yang hendak menuju Jalan Kebon Jati dialihkan lurus terus ke Jalan Jati Baru Raya. Setelahnya pengendara bisa putar balik di bawah jembatan untuk menuju jalan Kebon Jati.

Selain jalan Tanah Abang ditutup, sejumlah aparat dari TNI-Polri hingga Satpol PP juga menjaga Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat. Penjagaan dilakukan untuk mencegah kerumunan calon penumpang KRL di area stasiun terulang.

Seperti diketahui, KRL mulai hari ini tidak akan menaikkan dan turunkan penumpang di Stasiun Tanah Abang mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo.

“Mulai hari Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani pengguna keluar/masuk stasiun pada pukul 15.00-19.00,” kata Syafrin melalui pesan singkat, Minggu (2/5).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com