FOKUS

Polres Jaktim akan Tertibkan Debt Collector yang Kerap Ambil Barang Paksa

JAKARTA (tandaseru) – Jajaran Polres Metro Jakarta Timur rencananya akan menertibkan para debt collector atau mata elang yang merampas motor para penunggak kreditan. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan gangguan kamtibmas.

“Nanti kita lihat, kita tertibkan. Jangan sampai nanti terus menjadi potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat),” kata Arie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).

Nantinya, kata Arie, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dengan aksi debt collector yang kerap mengambil barang kreditan yang menunggak.

“Ada ketentuannya, ada surat pemberitahuan dan sebagainya. Kalau memang fidusia (pengalihan hak kepemilikan suatu barang), memang ada ketentuan surat penetapan pengadilan, baru boleh eksekusi (pengambilan barang),” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, rencana penertiban itu merupakan tindak lanjut dari keributan yang terjadi antara kelompok pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (18/2) sore.

Keributan itu berawal ketika dua orang anggota mata elang yang hendak mengambil motor milik seorang anggota ojek online yang diduga cicilannya menunggak.

Polisi telah menetapkan tiga tersangka atas kasus keributan tersebut. Tiga tersangka itu merupakan anggota mata elang, masing-masing berinisial R, V, dan H.

Dua orang ditetapkan sebagai tersangka karena pengambilan motor milik pengemudi secara paksa. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP Juncto Pasal 335 KUHP.

Sedangkan, satu orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka karena memukul pengemudi ojol dan dikenakan Pasal 170 KUHP.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait