Ada Rencana Makar, Polres Jayapura Tetapkan 20 Orang jadi Tersangka

Tandaseru – Tim gabungan Polres Jayapura menangkap 34 simpatisan Papua Merdeka yang tergabung dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Wilayah Distrik Demta Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi.

Mereka ditangkap pada Sabtu (30/11) malam di pertigaan lampu merah Bandara Sentani dengan menggunakan 1 unit truck saat hendak menuju ke Lapangan Trikora Abepura untuk melaksanakan upacara 1 Desember 2019.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan dari 34 orang tersebut, 20 orang sudah ditetapkan tersangka kasus makar dan sejumlah barang bukti juga diamankan.

“Saat ditangkap kami berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa stel pakaian loreng dengan lambang bendera bintang kejora, berbagai macam senjata tajam dan kartu anggota TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) serta dokumen terkait West Papua,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan hal tersebut Senin (2/12) di Ruang Cycloop Polres Jayapura, didamping Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata dan Kasubbag Humas AKP Katharina H.L Aya saat press conference.

Victor Dean menyebutkan 6 orang berinisial KA, WW, AI, AS, SS dan PM dikenakan undang-undang darurat No 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam dan juga melakukan kegiatan makar pasal 106 dan pasal 2 ayat (1) KUHP.

Kemudian 13 orang berinisial SK, M, MS, L, SJ, RT, CHB, YW, YT, IB, YB, NM, MY disangkakan terkait kasus makar pasal 106 KUHP dan 1 orang berinisial LK tersangka terkait makar serta penghasutan pasal 106 dan pasal 160 KUHP, semuanya dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sedangkan untuk 14 orang lainnya saat diperiksa tidak memenuhi unsur pidana sehingga dibebaskan namun 34 simpatisan ini mengaku diperintah untuk melaksanakan kegiatan di Lapangan Trikora Abepura pada tanggal 1 Desember dan masih didalami siapa yang menyuruh mereka.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait