FOKUS

Polres Tanjungpinang Tangkap Spesialis Curanmor di 14 TKP

TANJUNGPINANG (tandaseru) – Polres Tanjungpinang berhasil mengungkap dan menangkap tersangka Curanmor yang telah beraksi di 14 Lokasi berbeda, Sabtu, (29/5).

Kapolres Tanjungpinang Akbp Fernando mengungkapkan, bahwa penangkapan pelaku berawal dari kejadian orang Tua Pelapor pulang Ke rumah dan memarkirkan sepeda motor Honda Scoopy di teras depan rumah dan mengunci stang sepeda motor tersebut, Jumat (7/5).

“Pelapor keluar kamar melihat dari jendela masih melihat sepeda motor tersebut terparkir di teras depan rumah, kemudian sekira pukul 02.30 Wib sudah tidak ada lagi di depan teras rumah. Adapun ciri-ciri dari sepeda motor tersebut .Honda Scoopy warna Putih Hitam.” ujarnya.

Hingga pada Minggu (16/5) anggota Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tanjung Pinang dan Anggota Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur mendapatkan laporan dari masyarakat.

“Ada yang melihat bahwa terdapat seorang laki laki dengan gerak gerik mencurigakan duduk di atas sepeda motor yang mana motor tersebut adalah milik karyawan di salah satu hotel resto di km 7 Tanjungpinang.” terangnya.

Kemudian Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Tanjung Pinang dan Anggota Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur ke lokasi untuk mengamankan pelaku dan membawa ke Polsek Tanjungpinang Timur guna melakukan pengembangan.

“Setelah dilakukan pengembangan terhadap pelaku, ada 14 TKP yg berhasil Terungkap  Kemudian terlapor dan barang bukti di bawa ke Polsek Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut”, terang Kapolres.

“Masih ada 2 (Dua) sepeda motor sedang dalam perjalanan dari Natuna menuju Tanjungpinang, dengan TKP di Kota Tanjungpinang dan Batam”, sambungnya.

Tersangka berinisial “TZ”, Laki-laki (39) Th, Wiraswasta, dengan korban berinisial “DN”, Perempuan (24) Th, Honorer dengan barang bukti berupa 9 (sembilan) unit sepeda motor merk Scoppy, 4 (empat) unit sepeda motor merk Vario, dan 1 set kunci T.

“Terhadap tersangka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara 7 (tujuh) tahun”, tutup Kapolres

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com