FOKUS

Polresta Malang Kota Menangkap Anak Pemukul Ibu Kandung yang Viral di Medsos

MALANG (tandaseru) – Polresta Malang Kota akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pemukulan terhadap seorang perempuan lanjut usia yang merupakan ibu kandung pelaku.

Kasus tersebut sempat beredar di media sosial, dan video berdurasi 51 detik itupun sempat viral. Pada video tersebut terlihat seorang perempuan melakukan pemukulan berkali-kali kepada perempuan lanjut usia.

Pelaku tanpa belas kasih memperlakukan ibu tua dengan pukulan di arah wajah. Video pemukulan tersebut direkam oleh akun Instagram @ir_kartika yang kemudian dibagikan ke akun @infomalangraya.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan kejadian itu dan menyebutkan, pihaknya telah melakukan penangkapan menyusul adanya video viral yang menggambarkan seorang ibu-ibu memukuli lansia di kawasan Pasar Mergan, Kota Malang pada 23 Oktober 2020 lalu.

Akp Azi mengungkapkan, pelaku pemukulan berinisial FA, 24 tahun melakukan kekerasan fisik kepada ibu kandungnya sendiri karena merasa kesal tidak pernah dibela ketika dianiaya kakak iparnya.

“Pelaku FR, merasa kesal dengan ibunya karena tidak membela anaknya ketika dipukul oleh kakak iparnya jadi ibunya hanya diam saja,” ujarnya, saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Senin (26/10).

Pelaku dan Korban tinggal dalam satu rumah di kawasan Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Diketahui, mereka berdua ternyata telah tinggal selama dua bulan di sebuah yayasan pondok yatim piatu dan duafa di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang,” ujarnya.

Namun dari kasus tersebut, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan kepada pelaku, karena korban yang merupakan ibu kandung pelaku tidak memberikan tuntutan kepada anaknya.

“Korban yang juga ibu kandung pelaku tidak mau perkara di proses sampai ke pengadilan karena korban masih sayang terhadap pelaku karena mereka tinggal hanya berdua saja dan pelaku FA tersebut yang akan menjaga korban karena sudah tua,” terangnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menambahkan, pihak Polresta Malang Kota melakukan pengawasan dan monitoring terhadap pelaku.

“Kami akan terus monitoring kasus ini, dan juga meminta pelaku membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi dan meminta maaf kepada ibunya.” tandasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com