FOKUS

Polri Antisipasi Vaksin Covid-19 Palsu Masuk ke Indonesia

JAKARTA (tandaseru.id) – Pemerintah saat ini tengah gencar menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Namun, akhir-akhir ini beredar abar adanya vaksin Covid-19 palsu.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menyebut Polri ikut bertanggung jawab prihal keamanan masyarakat terutama terkait vaksin. Untuk itu, pihaknya mengantisipasi adanya vaksin palsu yang masuk ke Indonesia.

“Yang jelas soal vaksin palsu ini ada pihak yang akan bertanggung jawab. Disitu tentunya Polri akan membackup untuk mengantisipasi vaksin palsu itu,” kata Brigjen Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/3).

Rusdi tidak membeberkan cara pihaknya untuk mengantisipasi vaksin palsu tersebut. Dia hanya menyebut sejuah ini belum ada vaksin palsu di Indonesia.

“Sejauh ini di Indonesia belum ada kasus vaksin palsu,” pungkas Rusdi.

Sekedar informasi, Kepolisian Tiongkok menangkap sekitar 80 orang yang ketahuan menjual vaksin virus korona (covid-19) palsu. Dalam penangkapan, polisi juga menyita sekitar 3.000 vaksin palsu.

Dikutip dari laman Asia One, para tersangka dituduh menjual suntikan berisi air garam yang diklaim sebagai vaksin covid-19. Vaksin palsu ini dijual dengan harga yang sangat tinggi.

Menurut laporan media lokal, kepolisian di Beijing dan provinsi Jiangsu serta Shandong ikut serta dalam operasi perburuan vaksin palsu. Petugas gabungan kemudian berhasil menemukan lokasi pembuatan serta penjualan produk tersebut.

Penangkapan dilakukan saat Tiongkok mendorong kapasitas produksi vaksin covid-19. Sejauh ini otoritas Tiongkok telah menyuntikkan 24 juta dosis vaksin covid-19.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com