FOKUS

Posting Omnibus Law ‘UU untuk Primitif hingga Pengusaha Rakus’ Jadi Alasan Petinggi KAMI Jumhur Hidayat Ditangkap

JAKARTA (tandaseru) – Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jumhur Hidayat alias JH ditahan polisi lantaran postingan yang hasutan dan ujaran kebencian di media sosial soal UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Jumhur menuliskan ujarab kebencian yang menyebut ‘UU untuk primitif, Investor, hingga pengusaha rakus”. Ada pula beberapa cuitan lainnya yang membuat petinggi KAMI ini diringkus pihak kepolisian.

“Pola dari hasutan JH di akun Twitternya nulis salah satunya ‘UU memang untuk primitif, investor dari RRT, dan pengusaha rakus’. Ada beberapa Twitternya ini salah satunya,” ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (15/10).

Hal ini, kata Argo, yang menjadia pemantik sejumlah demo yang menolak UU Omnibus Law menjadi anarkis sehingga terjadi perusakan dan vandalisme oleh perusuh demo.

“Tersangka kelima yaitu tersangka JH. Sama polanya yaitu akibatnya anarkis dan vandalisme dengan membuat kerusakan-kerusakan ini sudah kita tangani,” jelasnya.

Dari tangan Jumhur, polisi menyita berbagai macam barang bukti. Polisi mensangkan Pasal 28 ayat 2, 45a ayat 2 UU ITE Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan Pasal 15 UU 1 tahun 1946 dengan ancamannya 10 tahun penjara.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan dan menahan sembilan orang dalam kasus ujaran kebencian dan penghasutan terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung tindakan anarkis di sejumlah wilayah Indonesia.

Dari sembilan orang tersebut, empat diantaranya ditangkap di Jakarta. Mereka yakni Anggota Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan, Deklator Anggota Komite Eksekutif KAMI Jumhur Hidayat, Deklator KAMI Anton Permana dan penulis sekaligus mantan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kingkin Anida.

Sedangkan empat orang lainnya ditangkap di Medan, Sumatera Utara. Mereka masing-masing yakni; Ketua KAMI Sumatera Utara Khairi Amri, Juliana, Devi, dan Wahyu Rasari Putri. Selain itu, polisi menangkap seorang berinisial DW terkait kasus yang sama.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com