FOKUS

Prancis Bersama AS Galang Dana untuk Bantu Korban Ledakan Libanon

PARIS (Tandaseru) – Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar aksi donor internasional bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin politik lain untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan bagi Libanon.

Aksi itu setelah terjadi ledakan massif yang terjadi di Beirut yang menewaskan 158 orang dan melukasi 6.000 warga.

Macron mengatakaan upaya membangun kembali Beirut akibat ledakan tersebut diperkirakan menjadi miliaran dolar.

Dampak ledakan bahkan diprediksi bisa mengganggu 25 persen dari Produk Domestik Bruto Lebanon. Kebanyakan warga Lebanon pun marah dengan respons pemerintah dan menyebabkan ledakan itu akibat elite politik yang korup.

Macron merupakan pemimpin dunia pertama yang berkunjung ke Lebanon setelah ledakan. Dia berjanji akan memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi dia meminta reformasi politik untuk menyelesaikan permasalahan negara tersebut.

“Saya menjamin, bantuan rekonstruksi tidak akan jatuh ke tangan koruptor,” kata Macron.

Sementara itu, para demonstran menyerbu gedung pemerintahan di Beirut pada Sabtu hingga kemarin. Mereka juga melempari sampah Association of Lebanese Banks.

Mereka menunjukkan kekecewaan terhadap pemerintah akibat ledakan yang mematikan. Para demonstran meminta para politikus untuk mengundurkan diri dan meminta orang yang bertanggungjawab atas ledakan tersebut untuk ditangkap.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait