FOKUS

Presiden Jokowi Minta Menkeu Siapkan Dana Alokasi Khusus untuk PTSP

JAKARTA (tandaseru) – Presiden Joko Widodo meminta Menteri Keuangan untuk menyiapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di daerah-daerah pada tahun ini atau tahun depan.

”Bisa dipakai DAK  itu untuk sosialisasi, bisa dipakai itu untuk memperbaiki manajemen sistem yang ada di dalam, sehingga ada kecepatan dalam melayani kepada masyarakat,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 di Grand Ballroom The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Sudirman, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (20/2).

Dia menyampaikan agar jangan merasa yang ada di kantor PTSP itu berada di kelas 2 atau kelas 3. ”Saya ingin kantor PTSP itu berada di rangking pertama dari seluruh gagasan-gagasan yang ada di daerah. Dimulai dari situ kecepatan melayani itu ada di kantor perizinan kita,” ujarnya.

Betul-betul melayani, lanjut Presiden, tidak hanya urusan izin, tapi investasi itu bisa menyelesaikan juga masalah-masalah yang dialami oleh investor.

Presiden juga mengingatkan ease of doing business atau kemudahan berusaha di Indonesia sekarang berada pada ranking 73, sudah meningkat dibanding tahun 2014 yang ada di posisi 120.

”Biasanya naik hanya 2 atau 5, ini bisa meloncat dari 120 ke 73. Tapi saya enggak mau angka itu, ranking 73 itu masih ranking nanggung. Setuju? 73 itu masih nanggung. Saya minta di bawah 40, ” tambah Kepala Negara.

Presiden menyampaikan penyelesaian yang sebelumnya ada 11 prosedur, saat memulai usaha menjadi hanya 5 prosedur. ”Dari 11 menjadi 5. Prosedur yang ruwet-ruwet itu harus dipotong,  menjadi 5. Ini kita akan menjadi angka di 71,” tandasnya.

Dari yang sebelumnya 10 hari, sambung Presiden, menjadi 3 hari. Untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB), menurut Presiden, 2019 masih di angka 112. ”Kita ingin nanti tahun depan 2021 itu di angka 86. Ini memotong enggak banyak dari 18 prosedur menjadi 15 prosedur. Dari yang sebelumnya 191 hari mengurus Izin Mendirikan Bangunan menjadi 54 hari,” tuturnya.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com