FOKUS

Program Road Safety, Audit Kecepatan sebagai ‘Trafiic Accident Early Warning’

By: Brigjen Pol Profesor Chryshnanda Dwilaksana
Dirkamsel Korlantas Polri

JAKARTA (tandaseru) – Amanat dalam undang-undang lalu lintas angkutan jalan adalah mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar.

Oleh karena itu, Korlantas harus meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib dan memberikan pelayanan yang prima di bidang lalu lintas angkutan jalan.

Konteks yang mendasar pada lalu lintas adalah Jarak Tempuh = Waktu X Kecepatan. Itu artinya waktu tempuh dan kecepatan menjadi bagian penting berkaitan dengan Road Safety. Pelanggaran kecepatan kendaraan dapat mengakibatkan permasalahan lalu lintas.

Pelanggaran melebihi batas kecepatan maksimal mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas yang tinggi, atau pelanggaran dibawah kecepatan minimal yang menimbulkan perlambatan arus lalu lintas bahkan kemacetan.

Secara teknis, audit kecepatan digunakan untuk mengkaji atau menganalisa dan mengetahui pola dan algoritma perilaku pengemudi kendaraan.

Alat audit kecepatan yang dipasang pada ruas jalan berpotensi pelanggaran kecepatan membantu Polri dalam mengambil kebijakan terkait troublespot, atau daerah yang memiliki masalah perlambatan juga kemacetan serta blackspot atau daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Ini semua merupakan bagian yang sangat penting dan mendasar yang harus kita bangun bertahap.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id