FOKUS

PSBB Jakarta, Ditlantas Polda Metro Siapkan 20 Cek Poin untuk Awasi Jumlah Penumpang Kendaraan

JAKARTA (tandaseru) – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan membangun 20 titik pos cek poin untuk mengawasi jumlah penumpang kendaraan saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Pasalnya, dalam usulan pembatasan jumlah penumpang saat PSBB, kapasitas penumpang pada kendaraan roda empat tak boleh melebihi setengah dari kapasitas mobil.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pos cek poin akan disebar di seluruh wilayah DKI Jakarta khususnya wilayah perbatasan.

“Saat ini, kami sudah membangun sekitar 20 (pos) cek poin di seluruh wilayah DKI Jakarta khususnya di perbatasan-perbatasan yang masuk ke Jakarta misalnya perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi, Jakarta Barat dan Tangerang,” kata Sambodo, Kamis (9/4).

Selain itu, pengendara motor pribadi maupun ojek online juga dilarang berboncengan saat PSBB. Hal ini mengacu penerapan physical distancing atau saling menjaga jarak. Kendati demikian, pemeriksaan cek poin bukan menutup akses masuk dan keluar wilayah Jakarta.

“Mungkin bayangannya mirip-mirip kayak pemeriksaan 3 in 1 dulu, kita akan berhentikan, buka kaca (mobil), lihat jumlah penumpangnya berapa. Kalau ada angkot yang lewat kita akan lakukan cek poin, liat jumlah penumpang dalam angkot tersebut,” ujar Sambodo.

Apabila jumlah penumpang tak sesuai aturan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta tentang PSBB, maka kendaraan itu akan diputarbalikkan dan tak diizinkan masuk wilayah Jakarta.

Saat ini, lanjut Sambodo, polisi masih menunggu ketentuan jumlah penumpang yang akan diterbitkan dalam Pergub DKI Jakarta.

“Apabila dia melabggar batas aturan, kita bisa putar balikkan sehingga tidak masuk ke Jakarta,” katanya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan resmi menerapkan status PSBB di Jakarta mulai Jumat (10/4) besok selama 14 hari atau sampai 23 April 2020.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait