FOKUS

Ramai di Medsos soal Wewenang Periksa Hp, Aipda Ambarita Dimutasi ke Bintara Humas Polda Metro

JAKARTA (tandaseru.id) – ‘Polisi Artis’, Aipda Monang Parlindungan Ambarita atau yang biasa dikenal Bripka Ambarita dimutasi dari jabatannya Banit 51 Unit Dalmas Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Timur ke Bintara Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Mutasi tersebut tertera dalam Surat Telegram Nomor: ST/458/X/KEP/2021. Surat telegram ditandangani oleh Karo SDM atas nama Kapolda Metro Jaya.

“Ya benar,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan soal mutasi Aiptu Ambarita saat dikonfirmasi, Selasa (19/10).

Meski begitu, Ramadhan tidak menjelaskan lebih detil soal mutasi Aipda Ambarita tersebut.

Selain Ambarita, Banit 9 Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya Aiptu Jakaria atau yang lebih dikenal Bang Jack juga dimutasi ke Bintara Humas Polda Metro Jaya.

Diketahui, Aipda Ambarita menjadi sorotan masyarakat hingga viral di media sosial (medsos) karena tindakan arogansi saat melakukan pemeriksaan terhadap seorang pemuda.

Video yang ditayangkan dalam program di televisi swasta itu memperlihatkan anggota polisi memeriksa handphone pemuda tanpa surat izin.

Dalam video itu, Aipda Ambarita terlihat ngotot jika aparat kepolisian memiliki wewenang untuk memeriksa handphone milik salah satu pemuda saat mereka tengah melaksanakan razia malam.

Padahal pemuda tersebut telah menolak, sebab dia merasa itu ranah privasinya. Terlebih, pemuda itu juga merasa tidak melakukan suatu tindak pidana.

“Polisi tiba-tiba ambil HP lalu periksa isi HP dengan alasan mau memeriksa barangkali ada rencana perbuatan pidana yang dilakukan melalui HP. Boleh tapi harus didahului dugaan tindak pidana. Sejak kapan pak pol bebas geledah HP dan privasi orang atas dasar suka-suka dia?,” kicau akun Twitter @xnact pada Sabtu (16/10).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com