FOKUS

Rayakan HUT RI ke-75, WASI Gelar Upacara dan Parade Bendera di dalam Laut Likupang

MANADO (tandaseru) – Wanita Selam Indonesia (WASI) kembali merayakan HUT RI ke-75 dengan melakukan upacara dan parade bendera di dalam laut. Perayaan kali ini digelar di Laut Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada 12-14 Agustus.

Kegiatan tersebut melibatkan 75 penyelam wanita dari sejumlah daerah, yakni Jakarta, Manado, Bitung, Makassar, Surabaya dan Berau.

Ketua Umum WASI Tri Tito Karnavian mengatakan, sama seperti acara WASI pada tahun tahun sebelumnya, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengajak masyarakat mencintai dan menjaga laut Indonesia yang sangat kaya.

“Selain itu WASI ikut mempromosikan Likupang sebagai tujuan wisata baru Indonesia. Likupang termasuk dari lima tujuan wisata baru yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, selain Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo,” ungkapnya, Minggu (16/8).

Tri menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tetap memprioritaskan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun/alcohol, dan menghindari kerumunan.

Sebelum memutuskan untuk mengadakan kegiatan penyelaman, Tri Tito Karnavian telah memastikan dari hasil penelitian bahwa air laut termasuk sebagai disinfektan virus Covid-19 sehingga kegiatan di dalam air laut sangat aman.

Meski demikian, semua prosedur penyelaman harus taat pada protokol kesehatan, misalnya pengambilan rapid test untuk panitia dan penyelam, para penyelam menjaga kebersihan alat selam, kapal hanya menampung 50% penumpang dari kapasitas maksimal, rapat panitia dilaksanakan di area terbuka dan sebagainya.

Selain upacara bendera di Laut Likupang, WASI melaksanakan parade bendera dalam laut di Laut Likupang, Taman Laut Nasional Bunaken dan Laut Malalayang.

Kegiatan lainnya yakni parade bendera tepi pantai di Pulau Lihaga, Likupang dan parade darat di Savana Pulisan, Minahasa Utara.

wasi

WASI bekerja sama dengan komunitas selam lokal dan PERWOSI juga melaksanakan berbagai kegiatan lain, di antaranya donasi pelestarian terumbu karang di Likupang, Manado, Bitung, Boltim dan Bolsel, serta bantuan sertifikasi Dive Master untuk para pemandu selam di Kepulauan Maratua (Kaltim), Manado (Sulut) dan Kepulauan Raja Ampat (Pabar).

Selain itu, pembagian masker dan sembako ke masyarakat di Kota Manado, pembersihan sampah di pantai pantai wilayah Sulut, serta sosialisasi protokol kesehatan dan kebiasan baru di masa pandemi Covid-19.

“Setelah sekitar 6 bulan menghadapi pandemi Covid-19, kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam semua aktivitas. Olahraga adalah aktivitas yang tidak boleh ditinggalkan karena olahraga salah satu penambah daya tahan tubuh dari penyakit. Olahraga selam termasuk olahraga yg baik karena menciptakan stamina tubuh yg lebih baik,” kata Tri.

Istri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian ini menambahkan, WASI juga ingin memberikan keyakinan kepada masyarakat saat ini wisata bahari di daerah Likupang dan wilayah lain di Sulawesi Utara sudah siap menerima kunjungan wisatawan.

“Fasilitas penunjang seperti penerbangan, hotel, restoran umumnya sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ujarnya.

Dia  berharap perayaan HUT RI ke-75 dengan cara olahraga selam mampu meningkatkan rasa semangat nasionalisme dan menciptakan optimisme di masyarakat untuk tetap sehat di masa pandemi Covid-19, sekaligus meningkatkan perekonomian di bidang pariwisata.

Setelah melakukan rangkaian acara HUT RI, Tri Tito Karnavian melanjutkan kegiatannya selaku Ketua Umum PKK melalui #GebrakMasker yaitu Gerakan Bersama Pakai Masker dengan membagi bagikan masker ke masyarakat dan memberi bantuan APD ke Puskesmas.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait