FOKUS

Asal Tiongkok, Enaknya Buat Kwecang Sendiri di Rumah!

JAKARTA (tandaseru) – Mungkin masih belum banyak yang tau, tapi resep kwecang atau kicang asal Tiongkok ini cukup banyak diminati orang karena rasanya yang manis!

Kue Cang adalah makanan yang berasal dari Tiongkok berupa beras ketan yang bungkusnya terbuat dari daun bambu. Kue Cang ini ada dua jenis, pertama ketan kenyal polos yang dikenal dengan nama Kwecang atau Kicang dan yang berisi daging, dikenal dengan Bakcang.

Mungkin Anda akan lebih akrab dengan bakcang yang mirip dengan lontong. Tapi kedua makanan tersebut biasanya memang ada pada perayaan Pesta Perahu Naga (Festical Pe Cun).

Perayaan tersebut diikuti warga Cina untuk melemparkan Kue Cang ke sungai sebagai memperingati kematian Mentri Qu Yuan.

Sementara di Indonesia, warga etnis Tionghoa merayakannya pada tanggal 5 bulan 5 kalender Cina, yang pada tahun 2020 ini jatuh di tanggal 25 Juni lalu.

Tapi, sebenarnya, kue ini bisa dinikmati kapan saja terutama kwecang atau kicang yang hampir mirip dengan lupis, hanya saja olahan ketan pada kwecang dibuat menggunakan air abu agar warnanya lebih kekuningan.

Daripada penasaran, langsung saja simak bahan yang bisa di dapatkan secara mudah di pasar-pasar modern dan tradisional.

Berikut resep kwecang lengkap!

Bahan untuk daun, 45 lembar daun bambu, 2 sdm air abu dan air secukupnya. Sedangkan untuk bahan ketannya siapkan 1kg beras ketan dan 250 ml air abu

Lalu siapkan 8 gr bubuk nutrijell tanpa rasa, 100 gr gula pasir, 1 sdt garam dan 5 sdm minyak goreng. Untuk bahan kuah kinca, siapkan 1200 ml air, 500 gr gula merah, 2 lembar daun pandan, 1/2 sdt garam dan 6 sdm maizena yang dilarutkan dengan air secukupnya

Cara pembuatannya tidak terlalu sulit!

 

Pertama bersihkan daun bambunya dengan mendidihkan air 2/3 panci penuh, lalu beri air abu. Ikatlah daun bambu jadi dua bagian.

Rendam daun bambu sampai tertutup seluruh bagian dan didihkan hingga airnya berubah warna kurang lebih 20 menit, lalu diangkat dan ditiriskan.

Jika sudah, cuci di bawah air mengalir dan keringkan daun bambu sampai bersih dan sisihkan. Bila Anda tak langsung menggunakannya, bisa Anda simpan daunnya dalam frezeer.

Lanjutkan dengan membuat ketannya, yaitu siapkan ketan, lalu tuangkan air abu. Aduk merata dan diamkan 4 jam pada suhu ruangan.

Aduklah menggunakan sendok karena air abu membuat ketan jadi berlendir. Setelah didiamkan, ketan akan kaku. Cucilah sampai ketan jadi butiran kembali dan hilang lendirnya.

Mencuci dilakukan 5-6 kali sampai ketan benar-benar bersih. Kemudian rendam lagi dalam air sampai 1 ruas jari di atas permukaan ketan, diamkan semalaman atau minimal 8 jam.

Cuci sekali lagi ketan, lalu berilah bubuk nutrijell, gula, garam dan minyak goreng, aduk merata. Sambil siapkan daun bambu, bentuk mangkok, beri campuran ketan 1 sdm penuh.

Lalu tutup dan ikat, lakukan hingga selesai atau ketannya habis. Didihkan air, masukkan kwecang tersebut di dalamnya. Semua bagian harus terendam air.

Rebuslah selama 1,5 jam sampai 2 jam menggunakan api kecil. Kemudian, angkat dan tiriskan dengan menggantungkan kwecang agar airnya menetes.

Lanjutkan dengan membuat kinca, yaitu dengan merebus air, pandan dan gula merah. Setelah cair seluruhnya dan mendidih Anda saring.

Lalu masak kembali larutan tersebut, dan tuangkan air larutan maizena. Masak sampai mengental. Terakhir sajikan kwecang dengan membuka pembungkusnya, lalu tuangkan kuah kinca di atasnya.

Memang waktu memasak resep kwecang atau kicang ini cukup lama, tapi rasanya pasti buat Anda ketagihan!

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait