FOKUS

Ricuh dengan Ojol, Polisi Tetapkan Tiga Debt Collector Menjadi Tersangka

JAKARTA (tandaseru) – Polisi telah menangkap dan menetapkan tiga orang debt collector atau mata elang terkait keributan yang terjadi dengan kelompok pengemudi ojek online (ojol) di Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada Selasa (18/2).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian mengungkapkan ketiga debt collector tersebut berinisial R, V, H.

“Sekarang sudah dilakukan proses penyidikan dan sudah ada 3 orang yang kita jadikan tersangka terkait yang pengambilan motor secara paksa,” kata Arie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).

Arie mengungkapkan dua orang debt collector ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan perampasan secara paksa. Sedangkan satu tersangka lainnya ditetapkan sebagai tersangka lantara melakukan penganiayaan dengan cara memukul.

“Kita jadikan tersangka terkait yang pengambilan motor secara paksa. Kita kenakan pasal 365 KUHP Juncto Pasal 335 KUHP,” ungkap Arie.

“Awalnya pengemudi ojol ini ditarik motornya oleh 2 orang, kemudian datang 1 orang untuk membantu menyelesaikan. Yang satu kita kenakan pasal 170 KUHP,” sambungnya.

Sebelumnya diketahui, keributan antara kelompok pengemudi ojek online (ojol) dengan mata elang terjadi di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (18/2) sore.

Foto-foto kerumunan ojol itu tersebar di media sosial dan sempat viral. Seperti dilihat akun Instagram @jktinfo, foto-foto itupun di posting oleh akun tersebut dan sudah di like puluhan ribu netizen.

“Selasa (18/02) Terjadi keributan di Jl. Pemuda, Rawamangun Jaktim pada sore hari ini. Dari laporan warga yang berada di lokasi, keributan diduga antara driver online dengan debt collector. Saat ini sudah dalam penanganan petugas kepolisian,” tulis akun Instagram itu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait